Sambut Hari Suci Nyepi, PHDI Jatim Wujudkan Kehangatan Hingga Pelosok
Acara ini menyasar 116 Kepala Keluarga (KK) dan 5 Pura di tiga titik lokasi utama Ampelgading Kabupaten Malang.
MALANG Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Timur merangkul Paguyuban Pegawai BUMN Jawa Timur dalam kegiatan Bakti Sosial lintas wilayah di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan guna menyambut hari suci Nyepi tahun baru Saka 1948.
Acara ini menyasar 116 Kepala Keluarga (KK) dan 5 Pura di tiga titik lokasi utama, yaitu Sanggar Tri Loka Bhuana di Dusun Sukorejo, Pura Brahma Loka di Dusun Sukoanyar, dan Pura Siwa Lingga di Desa Wirotaman.
Ketua PHDI Jawa Timur, I Gusti Putu Raka Artama menyampaikan bahwa terdapat empat rangkaian kegiatan dalam perayaan ini. Diantaranya yaitu Tawur Agung Kesanga, Sarasehan, Dharmashanti dan bakti sosial yang saat ini sedang berlangsung.
Wilayah Ampelgading dipilih karena umat Hindu di kecamatan tersebut cukup sedikit, sehingga umat yang berada di pelosok pun turut diperhatikan.
Wujud perhatian itu melalui pemberian sembako, penanaman pohon di sekitar tempat suci, dan pemberian alat untuk merawat pura disana. Selain itu, tim juga memiliki misi khusus untuk memberikan motivasi kepada umat Hindu disana.
Mengusung tema Vasudaiva Kutumbakam: satu bumi, satu keluarga, Nusantara harmoni, Indonesia Maju, kegiatan bakti sosial ini sangat relevan dengan semangat umat Hindu dalam merayakan Nyepi 1948 Saka.
“Pemberian bantuan sosial ini sangat relevan dengan semangat besar umat Hindu tahun ini,” ujar Ketua Panitia Baksos, Putu Sukadana.
Acara ini turut dihadiri para tokoh penting, di antaranya Ketua dan Pengurus PHDI Jatim, Ketua Paguyuban Pegawai BUMN Jatim, Pembimas Hindu Jatim, Ketua Walaka PHDI Jatim, serta jajaran pengurus Peradah Jatim, WHDI Jatim, dan pimpinan lembaga Hindu se-Jawa Timur.
Kegiatan ini mendapatkan antusiasme dan respon positif dari masyarakat Ampelgading.
Mereka mengaku senang dan terharu mendapatkan kunjungan di beberapa wilayahnya. Kehadiran para tokoh penting turut memberikan motivasi dan membuat mereka merasa 'diayomi' sebagai umat yang tinggal di daerah pelosok.
Nantinya, program bakti sosial ini akan terus menjadi agenda kolaboratif tahunan.
“Kami berharap kegiatan ini nantinya bisa diperluas ke titik titik lain di daerah terpencil lainnya. Kami ingin melibatkan lebih banyak pihak supaya dampak sosial yang dirasakan semakin luas,” ujar Ketua Perayaan Hari Raya Nyepi Jatim yang juga Ketua Peradah Jatim, Yudi Jihwindriyo.
Sebagai informasi untuk acara puncak yaitu Tawur Agung sekaligus Pawai Ogoh-ogoh akan dilaksanakan pada 18 Maret 2026 di Aula kantor Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. (*)
Apa Reaksi Anda?