Sambadha Coldiac Rilis Lagu Solo Perdana “Si Bungsu”, Kisahkan Dinamika Emosi Anak Bungsu
Vokalis band indie pop asal Malang Coldiac, Sambadha, resmi merilis karya solo perdananya bertajuk Si Bungsu pada Jumat (6/3/2026). Lagu tersebut menjadi langkah awal perjalanan karier solonya yang te
MALANG Vokalis band indie pop asal Malang Coldiac, Sambadha Wahyadyatmika, resmi merilis karya solo perdananya bertajuk Si Bungsu pada Jumat (6/3/2026). Lagu tersebut menjadi langkah awal perjalanan karier solonya yang tetap berjalan beriringan dengan aktivitasnya bersama Coldiac.
Single “Si Bungsu” merupakan pembuka dari mini album berjudul Ruang Ruang Sandar yang dijadwalkan rilis pada 10 April 2026 mendatang. Melalui proyek ini, Sambadha menghadirkan ruang refleksi yang lebih personal mengenai hubungan keluarga dan perjalanan batin seseorang di dalamnya.
Dalam lagu “Si Bungsu”, Sambadha mengangkat kisah tentang dinamika keluarga, khususnya pengalaman sebagai anak bungsu yang sering dianggap sebagai sosok paling bebas dan paling terlindungi di dalam keluarga. Namun, di balik anggapan tersebut, ia justru merasakan adanya beban emosional yang kerap tidak terlihat.
Sebagai anak bungsu, Sambadha menilai sering kali terdapat ekspektasi yang tidak diucapkan secara langsung, sekaligus keinginan mendalam untuk dipahami oleh anggota keluarga lainnya.
“Aku dan anak bungsu lainnya mungkin juga menjadi yang pertama menyaksikan orang tua kami mulai memudar kesehatan dan kesejahteraan finansialnya. Kami juga yang menyaksikan transisi rumah yang dulunya ramai, kini kian sepi,” ujar Sambadha, Jumat (6/3/2026).
Lirik dalam lagu ini terinspirasi dari berbagai momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari percakapan kecil, gestur, hingga kenangan keluarga yang sering kali terasa biasa, tetapi meninggalkan kesan mendalam dalam ingatan.
Melalui “Si Bungsu”, Sambadha berharap para pendengar dapat kembali mengingat posisi dan peran mereka dalam cerita keluarga masing-masing. Ia juga ingin mengajak pendengar untuk lebih lembut terhadap diri sendiri dan memberi ruang untuk bertumbuh tanpa harus selalu memiliki jawaban atas setiap pertanyaan hidup.
“Harapannya lagu ini bisa memberi ruang bagi pendengar untuk memperlakukan diri sendiri dengan lebih halus, memberi izin untuk tidak selalu mengetahui semua jawaban, serta bertumbuh dalam linimasa kita masing-masing,” ungkapnya.
Selain merilis lagu, Sambadha juga menghadirkan visualizer resmi yang kini telah tersedia di kanal YouTube miliknya. Menariknya, seluruh konsep visual dalam karya tersebut digarap langsung oleh Sambadha.
Pengambilan gambar dilakukan di berbagai sudut rumahnya sendiri untuk memperkuat nuansa personal dan intim yang ingin disampaikan. Pendekatan visual ini sekaligus menjadi pengantar bagi konsep mini album “Ruang Ruang Sandar”.
“Mini album ini aku rancang sebagai ruang refleksi yang berisi percakapan batin tentang diri sendiri, keluarga, serta orang-orang terdekat yang memiliki peran penting dalam perjalanan hidup seseorang,” tandasnya.(*)
Apa Reaksi Anda?