Rusli Sibua Bawa Morotai Juara Nasional: Program Konvergensi Jadi Kunci Sukses

Morotai raih penghargaan daerah terbaik regional Nusa Tenggara-Maluku 2026 atas keberhasilan menekan kemiskinan dan stunting di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua.

Mei 20, 2026 - 08:01
Rusli Sibua Bawa Morotai Juara Nasional: Program Konvergensi Jadi Kunci Sukses

MOROTAI - Kabupaten Pulau Morotai kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat regional. Di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua, Morotai dinobatkan sebagai: Terbaik Satu Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Permukiman RI, Maruarar Sirait, pada Selasa (19/5/2026) malam, di Merumata Resort, Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Acara ini digelar oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk apresiasi bagi kepala daerah dengan kinerja terbaik di sektor prioritas pembangunan.

Bagi Pemkab Morotai, penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen dan kinerja nyata dalam menekan angka kemiskinan serta mempercepat penurunan stunting secara konvergensi dan terpadu. Di tengah tantangan wilayah kepulauan dan keterbatasan akses, Morotai dinilai mampu menghadirkan capaian melalui pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Keberhasilan itu sekaligus menempatkan Morotai sebagai salah satu daerah dengan performa pembangunan sosial terbaik di kawasan Nusa Tenggara dan Maluku. Penilaian mencakup konvergensi program, percepatan layanan, hingga efektivitas intervensi sampai ke tingkat desa.

Tim penilai menilai program-program Morotai kreatif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hasil ini tidak lepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam memastikan kebijakan sampai ke akar rumput.

Usai menerima penghargaan, Bupati Rusli Sibua menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, aparat desa, hingga masyarakat yang terlibat aktif dalam program pembangunan. 

“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat Pulau Morotai. Ini hasil kerja bersama, kolaborasi, dan komitmen semua pihak untuk membangun daerah yang lebih sehat, sejahtera, dan maju,” ujar Rusli.

Menurutnya, penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting tidak bisa dikerjakan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar program berjalan efektif.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Morotai memang memperkuat program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Di sektor kesehatan, fokus diarahkan pada penguatan layanan ibu dan anak, intervensi gizi balita, edukasi kesehatan keluarga, serta perluasan layanan dasar hingga ke wilayah terpencil.

Sementara di sektor ekonomi, pemerintah menjalankan program pemberdayaan melalui penguatan ekonomi keluarga, dukungan bagi pelaku usaha kecil, pengembangan perikanan dan pertanian lokal, serta pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat desa.

Rusli menegaskan, pembangunan harus menghadirkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat, terutama kelompok rentan dan berpenghasilan rendah. “Pembangunan bukan sekadar angka dan laporan. Yang penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dengan capaian ini, Morotai semakin diperhitungkan sebagai daerah berkembang di timur Indonesia yang mampu menghadirkan pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup generasi masa depan. Penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi Pemkab untuk terus memperkuat reformasi pelayanan publik dan mempercepat pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow