Pemprov Sumut Harap LKBB MPR RI Perkuat Semangat Persatuan dan Nasionalisme Pelajar
MAN 1 Medan menjuarai LKBB dan LTUB tingkat Sumut serta akan mewakili daerah ke tingkat nasional. Pemprov Sumut berharap kegiatan ini memperkuat persatuan dan nasionalisme pelajar.
DELI SERDANG - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan meraih juara pertama Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) dan Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Astaka, Jalan William Iskandar, Pasar V, Kenangan Baru, Kecamatan Pecut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (23/5/2026).
Pada ajang hasil kerja sama MPR RI, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut, posisi juara kedua diraih SMA Negeri 1 Buntu Pane, sedangkan juara ketiga ditempati SMA Negeri 1 Binjai.
Atas capaian tersebut, MAN 1 Medan berhak mewakili Sumatera Utara pada LKBB dan LTUB tingkat nasional yang akan diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Konstitusi pada Agustus mendatang.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, SE., MM., yang hadir sekaligus membuka pelaksanaan LKBB dan LTUB tingkat Provinsi Sumatera Utara, menyerahkan hadiah, medali, dan piala kepada juara pertama.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatera Utara, Dr. Ir. Mulyono, S.T., M.Si., yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, menyampaikan apresiasi kepada MPR RI atas penyelenggaraan kegiatan tersebut di Sumatera Utara.
Menurut Mulyono, LKBB dan LTUB tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pelajar tingkat SMA sederajat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat wawasan kebangsaan serta menumbuhkan kembali nilai-nilai nasionalisme.
“Bagi anak-anak yang ikut berlomba, ini bukan sekadar kompetisi. Kegiatan ini juga harus mampu menanamkan semangat persatuan dan kesatuan, kedisiplinan, serta kecintaan kepada bangsa. Melalui kegiatan ini, para pelajar juga diharapkan dapat mengembangkan semangat persaudaraan di antara sesama,” ujar Mulyono.
Pada kesempatan itu, Mulyono juga mengingatkan para peserta untuk menjaga diri dan lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, upaya pencegahan harus terus diperkuat agar generasi muda tidak menjadi korban penyalahgunaan zat terlarang.
“Kita berupaya agar tidak ada lagi anak-anak muda yang terpapar narkoba. Karena itu, saya minta tidak ada peserta yang terjerumus. Selain menjaga diri sendiri, kita juga harus ikut menjaga saudara dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi korban narkoba,” katanya. (*)
Apa Reaksi Anda?