Proyek PSEL di Bululawang Butuh Dukungan Warga, Bupati Malang Sanusi Libatkan Bank Sampah

Dengan nilai investasi mencapai Rp3 triliun, keberhasilan proyek ini dinilai tak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keterlibatan masyarakat.

April 19, 2026 - 20:33
Proyek PSEL di Bululawang Butuh Dukungan Warga, Bupati Malang Sanusi Libatkan Bank Sampah

MALANG - Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, mulai mendapat sorotan serius.

Dengan nilai investasi mencapai Rp3 triliun, keberhasilan proyek ini dinilai tak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keterlibatan masyarakat, termasuk komunitas bank sampah.

Hal itu disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat menghadiri kegiatan halalbihalal dan santunan anak yatim yang digelar keluarga besar Ngalam Waste Bank di Pendopo Panji Kabupaten Malang, Minggu (19/4/2026).

Menurut Sanusi, proyek Waste to Energy yang akan dibangun di Bululawang merupakan kepercayaan dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Malang.

Namun, ia menegaskan bahwa proyek besar tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dari masyarakat di tingkat akar rumput.

“Ini merupakan inovasi positif dari pemerintah untuk mengubah barang tidak berguna menjadi sesuatu yang berharga, dalam konteks ini menjadi energi listrik,” ujar Sanusi.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah selama ini masih menjadi tantangan besar, sehingga kehadiran PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang.

Namun demikian, kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah tetap menjadi faktor kunci keberhasilan program tersebut.

“Masih banyak yang harus kita tingkatkan, masih banyak tantangan yang harus kita hadapi, termasuk pencegahan kerusakan lingkungan yang harus kita kawal,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sanusi juga memberikan apresiasi kepada Ngalam Waste Bank yang dinilai konsisten membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.

Peran komunitas ini dianggap strategis dalam mendukung ekosistem pengelolaan sampah dari hulu. Apalagi, kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, akan tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

"Hal ini dimulai dari Ngalam Waste Bank yang ikut membangun kesadaran masyarakat terkait kebersihan lingkungan dan kesehatan untuk kebaikan di masa depan,” jelasnya.

Kegiatan kali ini tidak hanya diisi dengan halalbihalal, tetapi juga sarasehan antara anggota bank sampah dan pemerintah daerah.

Dalam forum itu, berbagai aspirasi dan masukan disampaikan langsung kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang sebagai bahan evaluasi dan penguatan kebijakan pengelolaan sampah ke depan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow