PPIH Ingatkan Jemaah Lansia dan Disabilitas Minta Pendampingan Petugas
PPIH Arab Saudi mengimbau jemaah haji Indonesia menghemat tenaga dan menghindari perjalanan mandiri menjelang fase Armuzna.
MAKKAH - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah Indonesia mulai mengurangi aktivitas fisik yang tidak mendesak menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha mengatakan jemaah perlu menjaga kondisi fisik agar dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
"Kami mengingatkan seluruh jemaah agar mulai menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, minum air yang cukup, serta mengikuti arahan petugas," kata Ichsan, Kamis (21/5/2026) di Makkah.
Ia juga meminta jemaah tidak bepergian sendiri tanpa koordinasi dengan petugas karena dapat meningkatkan risiko terpisah dari rombongan.
PPIH mendorong jemaah dan petugas untuk saling memperhatikan satu sama lain. Jika menemukan jemaah yang berjalan sendirian atau terlihat kebingungan, diminta untuk membantu mengarahkan dan melaporkannya kepada petugas terdekat.
"Kepedulian sesama jemaah dapat mengurangi kemungkinan jemaah hilang atau terpisah dari rombongannya," ujarnya.
Khusus bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu, Ichsan meminta mereka tidak ragu meminta bantuan petugas haji Indonesia yang telah disiagakan di lapangan.
Selain itu, PPIH juga mengingatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memasang identitas kelompok di tenda Arafah dan Mina karena penempatan jemaah telah diatur oleh petugas. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi. (*/MCH 2026)
Apa Reaksi Anda?