Polres Tegal Kampanyekan Edukasi Digital Lewat Lomba Video AI

Polres Tegal menggelar Lomba Video AI sebagai ruang generasi muda memanfaatkan AI untuk kampanye anti judi online, narkoba, bullying, dan hoaks.

Juni 14, 2026 - 19:01
Polres Tegal Kampanyekan Edukasi Digital Lewat Lomba Video AI

TEGAL - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), kreativitas anak muda khususnya generasi muda di Kabupaten Tegal kini menemukan ruang baru untuk lebih berkembang. 

Bukan hanya sebagai sarana hiburan, teknologi AI juga dapat menjadi media edukasi yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan sosial kepada masyarakat. 

Semangat ini terlihat dalam penyelenggaraan Lomba Video AI Batch 2 dan turnamen  esport menuju Kapolda Cup yang digelar Polres Tegal dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Minggu (14/6/2026) suasana di Polres Tegal dipenuhi antusiasme setelah pengumuman  pemenang lomba yang diikuti peserta dari kategori umum dan pelajar dan termasuk tim yang akan mewakili dalam turnamen Kapolda Cup mendatang.

Berbeda dengan lomba video pada umumnya, kompetisi ini menantang peserta  memanfaatkan teknologi AI dalam menghasilkan karya kreatif yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan edukatif yang kuat.

Tiga tema besar diangkat dalam perlombaan yakni  pertama mengajak masyarakat menjauhi judi online, narkoba, dan obat-obatan terlarang. 

Kedua pentingnya kepedulian kejahatan kepada perempuan dan anak, bahaya bullying serta perundungan, dan upaya menghindari tawuran. Dan tema ketiga berfokus pada tips dan trik terhindar dari penipuan online, kejahatan siber, dan penyebaran berita hoaks.

Tema-tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Di era digital saat ini, berbagai ancaman sosial semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda yang sehari-hari berinteraksi dengan internet dan media sosial. 

Menurut Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo bahwa melalui pendekatan visual berbasis AI, pesan-pesan pencegahan diharapkan dapat tersampaikan dengan lebih menarik dan mudah dipahami.

"Dari puluhan karya yang masuk, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan kreativitas, kualitas visual, kekuatan pesan,  kemampuan peserta memanfaatkan teknologi AI dan hasilnya, sejumlah nama berhasil tampil sebagai yang terbaik di masing-masing kategori.

Pada tema bahaya judi online, narkoba, dan obat-obatan terlarang, kategori umum dimenangkan oleh Faizz Bangkit dengan skor tertinggi 424. 

Sementara pada kategori pelajar, Moh. Ridho Riski berhasil meraih juara dengan skor 375. Untuk tema kepedulian terhadap perempuan dan anak serta pencegahan bullying dan tawuran, Akhdan Fachri menjadi yang terbaik di kategori umum dengan skor 379, sedangkan Jihan Rahma unggul di kategori pelajar dengan skor 404.

Adapun pada tema penipuan online, kejahatan siber, dan hoaks, Mukhammad Abror berhasil meraih posisi pertama kategori umum dengan skor 346. Di kategori pelajar, M. Dwi Aji Pangestu tampil sebagai juara dengan skor 421

Bagi Polres Tegal, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya memanfaatkan teknologi secara positif.

Lebih lanjut, Kapolres berharap Melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan AI yang bertanggung jawab, generasi muda dapat turut menciptakan ruang digital lebih aman, sehat, dan produktif.

Di balik setiap video yang dibuat, tersimpan harapan bahwa teknologi bukan hanya tentang masa depan, tetapi juga tentang bagaimana membangun masyarakat yang lebih sadar, peduli, dan berdaya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow