Polres Sumba Timur Sambangi SMAN 2 Waingapu, Ajak Pelajar Berani Tolak Narkoba
Satuan Reserse narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumba Timur menyambangi SMA Negeri 2 Waingapu dan mengajak pelajar berani menolak narkoba yang dapat merusak masa
SUMBA TIMUR - Satuan Reserse narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumba Timur menyambangi SMA Negeri 2 Waingapu dan mengajak pelajar berani menolak narkoba yang dapat merusak masa depan mereka.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur Iptu I Gede Putu Parwata menyebut, ajakan ini telah mereka lakukan lewat sosialisasi dan edukasi kepada pelajar SMAN 2 Waingapu pada 10 Juni 2026 kemarin.
Menurutnnya, kegiatan yang mengusung tema 'Pelajar Hebat Tanpa Narkoba' itu bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman tentang bahaya narkoba.
"Serta konsekuensi hukumannya yang merupakan pointer penting yang disampaikan kepada pelajar SMN 2 Waingapu," katanya, Kamis (11/6/2026).
Adapun kegiatan pencegahan narkoba, ungkap Iptu Parwata, terus digencarkan sebagai implementasi tagline 'Tanah Marapu Besih Narkoba'.
Kegiatan tersebut memberikan warna berbeda terhadap Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur melalui sosialisasi di lingkungan sekolah, yang kali ini menyasar ke pelajar SMA Negeri 2 Waingapu.
“Jadi pentingnya materi pencegahan narkoba ini karna pelajar merupakan kelompok rentan yang sering menjadi target peredaran gelap narkotika,” tegasnya.
Iptu Parwata juga menyampaikan bahwa narkoba merusak masa depan karena sekali mencoba bisa kehilangan segalanya.
"Maka tugas kami bukan hanya menangkap tetapi mencegah agar anak-anak Sumba Timur agar tidak terjerumus dalam peredaran narkotika," imbuhnya.
Dalam sesi itu tambah dia, pihaknya memaparkan jenis-jenis narkotika, modus peredaran yang serig digunakan serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan para pelajar.
Juga edukasi tentang pentingnya berani menolak dan melaporkan jika menemukan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Iptu Parwata juga menjelaskan bahwa pihaknya pun menyediakan call center di nomor 085.113.516.688 serta medsos resmi Satresnarkoba Polres Sumba Timur.
"Laporan dijamin rahasia, jangan takut karena satu laporan atau satu informasi kalian bisa menyelamatkan banyak nyawa," ujar Iptu Parwata.
"Selain itu, kami juga mengajak pelajar untuk menjadi Agen P4GN (Pencegahan, pemberatasan, penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika) serta memberika stiker kawasan bebas narkoba kepada pihak sekolah," lanjutnya.
Sementara Wakil Kepala Urusan Kesiswaan SMA Negei 2 Waingapu Devyd H Kalumbang mengapresiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, sosialisasi dan edukasi bagi pelajar seperti dilakukan langsung Satresnarkoba sangat penting agar siswa lebih memahami apa yang disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dengan contoh nyata.
“Kami berharap siswa-siswi di sini bisa menjadi agen P4GN di sekolah dan lingkungan rumah masing-masing. Jangan sampai Sumba Timur kehilangan generasinya karena narkoba,” terangnya.
Devyd menjelaskan, kegiatan ini juga ditutup dengan deklarasi anti narkoba bersama dan pemberian stiker 'Kawasan Bebas Narkoba'kepada pihak sekolah.
Diharapkan Satresnarkoba Polres Sumba Timur terus menggencar upaya preventif untuk menciptakan generasi penerus bangsa di Sumba Timur. (*)
Apa Reaksi Anda?