Polbangtan Malang Kawal Brigade Pangan dan Percepatan LTT di Kotawaringin Timur
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang mengawal penguatan Brigade Pangan dan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Kotawaringin Timur.
KOTAWARINGIN TIMUR - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang terus mengawal penguatan Brigade Pangan dan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui Rapat Koordinasi Pemantapan Target Realisasi LTT dan Brigade Pangan yang digelar di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, serta lembaga pendidikan vokasi dalam mendukung keberlanjutan program swasembada pangan nasional.
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana, menegaskan bahwa pengawalan program dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga evaluasi berbasis data.
“Polbangtan Malang hadir tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai penggerak di lapangan. Kami memastikan Brigade Pangan berjalan efektif melalui penguatan SDM, manajemen usaha tani modern, serta optimalisasi pemanfaatan alsintan,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini juga menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Penanggung Jawab Swasembada Pangan Berkelanjutan Kabupaten Kotawaringin Timur, Agus Hasbianto, Kepala SMK-PP Banjarbaru, Angga Tri Aditia Permana, jajaran Dinas Pertanian, serta koordinator dan penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan, baik secara langsung maupun melalui platform daring.
Agus Hasbianto menekankan pentingnya validitas data dalam mendukung keberhasilan program.
“Data LTT harus akurat dan tepat waktu karena akan terintegrasi dengan sistem Kementerian Pertanian dan BPS. Ini menjadi kunci capaian program,” jelasnya.
Sementara itu, Angga Tri Aditia Permana menyampaikan bahwa Brigade Pangan diarahkan menjadi model usaha pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan, dengan target peningkatan kesejahteraan petani.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur, Permata Fitri, turut menyatakan komitmennya dalam memperkuat koordinasi dan pendampingan teknis guna memastikan keberhasilan implementasi program di lapangan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional Kementerian Pertanian, sebagaimana arahan Menteri Pertanian yang menempatkan Brigade Pangan sebagai ujung tombak percepatan swasembada pangan dan transformasi pertanian modern.
Dalam arahannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Brigade Pangan merupakan garda terdepan dalam modernisasi pertanian.
“Brigade Pangan adalah ujung tombak modernisasi pertanian. Kita dorong mekanisasi, tingkatkan produktivitas, dan libatkan generasi muda untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transformasi pertanian.
“Transformasi pertanian membutuhkan komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama antara pusat dan daerah, penyuluh, petani, serta Brigade Pangan,” ujarnya. (*)
Apa Reaksi Anda?