Polbangtan Malang Bekali Mahasiswa tentang Ilmu Perawatan Keluarga dan Kesehatan Remaja

Polbangtan Malang Bekali Mahasiswa tentang Ilmu Perawatan Keluarga dan Kesehatan Remaja ... ...

Maret 14, 2023 - 02:00
Polbangtan Malang Bekali Mahasiswa tentang Ilmu Perawatan Keluarga dan Kesehatan Remaja

TIMESINDONESIA – Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kementerian Pertanian, di bawah koordinasi Pusat Pendidikan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) mempunyai tugas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta dukungan terhadap program strategis Kementerian Pertanian.

Masih dalam rangkaian Diklat Dasar Korps Sukarela (KSR) Unit Polbangtan Malang, diklat kali ini mengusung materi Kesehatan Remaja & Perawatan Keluarga. Materi ini merupakan penjelasan mengenai pertolongan atau perawatan saat ada sanak keluarga yang sakit.

Polbangtan-Malang-7.jpg

Kegiatan tersebut tidak lepas dari arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meyakini melalui pendidikan vokasi pada Polbangtan akan hadir para petani milenial yang berkualitas.

"Dengan pendidikan vokasi, kami berharap hadir petani milenial yang mampu memberikan inovasi dalam pertanian, karena bagaimanapun, masa depan pertanian berada di pundak generasi milenial," katanya.

Senada dengan Menteri Pertanian, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa saat ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

"Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini, kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian," paparnya.

Menurut Budi Sawitri selaku Pembina KSR Unit Polbangtan Malang, terdapat beberapa alasan yang mendasari materi ini perlu diberikan. Pertama, pada umumnya mereka yang sakit senang bila ia berada di rumah di tengah keluarga daripada berbaring di rumah sakit dan dirawat oleh orang yang belum dikenal. 

Kedua, demi untuk menghemat waktu, tenaga dan biaya transportasi. Ketiga, dirawat oleh orang lain di sebuah kamar dapat mempengaruhi keadaan si sakit sehingga mempengaruhi penyembuhannya. 

"Dan terakhir adalah untuk meningkatkan kemandirian orang sakit dan keluarganya secara optimal,” kata Budi di depan ratusan peserta diklat, Sabtu (11/3/2023).

Mengingat saat ini mahasiswa Polbangtan Malang tinggal di asrama selama menempuh pendidikan, lebih lanjut Budi menyampaikan bahwa sudah menjadi kewajiban mereka mampu dan memiliki kompetensi menolong serta merawat rekan-rekannya di asrama yang sedang mengalami sakit, terutama satu blok atau barak.

"Rasa peduli dan peka terhadap rekan-rekan di asrama ketika sakit itu perlu dibangun, karena selama ini mereka terkadang panik jika mendengar atau melihat rekannya sakit," katanya.

Harapannya dengan diberikan bekal ilmu dalam perawatan keluarga dan kesehatan remaja, para peserta diklat mengetahui dan bisa bertindak sebagai pelaku pertolongan pertama dan sebagai pelaku perawatan keluarga. Selain itu dengan adanya materi ini mahasiswa bisa menerapkan di asrama maupun di rumah. 

Ega sebagai salah satu peserta berterima kasih kepada panitia dan fasilitator dari Palang Merah Indonesia (PMI) dengan adanya kegiatan diklatsar KSR 2023 Unit Polbangtan Malang.

Menurut Ega, kegiatan Diklatsar KSR 2023 Unit Polbangtan Malang sangat berarti, karena dapat menjadi seorang manusia sejati yang memanusiakan manusia. "Terima kasih banyak saya ucapkan kepada fasilitator dari PMI yang telah melatih kami dengan penuh semangat, semoga ilmu-ilmu yang kita dapatkan di kegiatan ini dapat bermanfaat dan menyelamatkan nyawa banyak orang di kemudian hari,” tutur Ega. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow