PMKRI Komda III Dorong Kader Mandiri Lewat Pelatihan Kewirausahaan di Surabaya

PMKRI Komda III menggelar pelatihan kewirausahaan di Surabaya untuk membekali kader menghadapi tantangan ekonomi dan mendorong kemandirian usaha generasi muda.

April 22, 2026 - 10:00
PMKRI Komda III Dorong Kader Mandiri Lewat Pelatihan Kewirausahaan di Surabaya

SURABAYA - Komisariat Daerah (Komda) III Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2024–2026 yang meliputi Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat menggelar pelatihan kewirausahaan di Margasiswa PMKRI Surabaya, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di tiga wilayah tersebut sebagai upaya menjawab tantangan ekonomi generasi muda, terutama terbatasnya lapangan kerja dan tingginya angka pengangguran.

Komisaris Daerah III PP PMKRI, Olimpius Kurniawan, menegaskan pentingnya membangun daya saing kader di tengah perubahan zaman yang cepat. Menurutnya, kemampuan intelektual perlu diimbangi dengan keterampilan praktis, termasuk di bidang kewirausahaan.

“Kader PMKRI harus berani keluar dari zona nyaman dan mulai membangun kemandirian ekonomi. Kewirausahaan bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi menciptakan nilai dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan materi aplikatif, mulai dari konsep dasar kewirausahaan, identifikasi peluang usaha, penyusunan rencana bisnis, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan. Peserta juga dibekali pemahaman pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha di era ekonomi digital.

Selain materi teoritis, kegiatan ini menghadirkan praktisi wirausaha yang berbagi pengalaman langsung. Peserta memperoleh gambaran tentang tantangan membangun usaha serta strategi mempertahankan dan mengembangkan bisnis.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi interaktif, sesi tanya jawab, hingga simulasi penyusunan rencana usaha berlangsung dinamis dan kolaboratif. Peserta juga aktif bertukar ide dan pengalaman.

Komda III PP PMKRI menilai penguatan kapasitas kader di bidang kewirausahaan merupakan investasi jangka panjang organisasi. Kader yang mandiri secara ekonomi diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam mendorong ekonomi berbasis komunitas.

Sebagai tindak lanjut, PMKRI akan melakukan pendampingan bagi kader yang ingin memulai usaha. Program ini mencakup konsultasi bisnis, penguatan jaringan, hingga akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan.

“Melalui pelatihan ini, PMKRI menegaskan komitmennya mencetak kader yang tidak hanya kritis dan intelektual, tetapi juga inovatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi,” kata Olimpius.

Salah satu peserta, Berto Umbur, mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan baru tentang pentingnya kewirausahaan dalam pengembangan diri.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya teori, tetapi juga praktik. Kami jadi lebih percaya diri untuk memulai usaha, meskipun dari skala kecil,” ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow