Perlakukan Tamu bak Keluarga, Pemkab Morotai Sambut Hangat Kontingen POPDA XII 2026
Harapannya, para kontingen bertanding di bumi Morotai, bukan hanya pulang bawah prestasi tetapi juga membawa pesan positif bagi tuan rumah.
MOROTAI - Datang sebagai kontingen, pulang sebagai saudara, itulah Pulau Morotai.
Jelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara, Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua menggebrak dengan instruksi tegas.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Morotai diperintahkan untuk menciptakan Morotai yang nyaman, aman, dan ramah bagi ribuan tamu.
Instruksi itu meledak saat Bupati memimpin rapat tertutup bersama seluruh pimpinan OPD di Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin (29/6/2026).
Harapannya, para kontingen bertanding di bumi Morotai, bukan hanya pulang bawah prestasi tetapi juga membawa pesan positif bagi tuan rumah.
Sebagai tuan rumah, Rusli menegaskan tidak boleh ada celah. Semua OPD harus bersinergi penuh agar atlet, ofisial, hingga tamu dari 10 kabupaten/kota merasa seperti di rumah sendiri selama berada di Morotai.
"Status kita tuan rumah. Marwah daerah ada di tangan kita. Pastikan semua tamu nyaman, aman, dan ingin kembali lagi ke Morotai," tegas Bupati dengan nada keras.
Langkah konkret langsung diturunkan. Dinas Kesehatan diperintah turun ke lapangan membagikan sarung tangan plastik gratis ke seluruh pelaku usaha kuliner. Mulai dari rumah makan besar sampai penjual kue kaki lima.
"Sarung tangan wajib dipakai. Seluruh makanan yang dijual harus tetap higienis. Kesehatan tamu dan peserta POPDA harga mati harus terjamin," perintah Rusli.
Bom susulan dilepaskan Bupati untuk dompet tamu. Disperindagkop bersama Dinas Kesehatan diinstruksikan mendata dan mempublikasikan daftar menu beserta harga di setiap rumah makan.
Meski inflasi menggigit, Bupati Rusli melarang keras ada pedagang nakal menaikkan harga saat POPDA berlangsung.
"Jangan sampai ada lonjakan harga selama POPDA. Kita sedang promosi Morotai ke Maluku Utara. Beri pelayanan terbaik, bukan pelayanan mencekik," sentaknya.
Bupati menargetkan POPDA XII bukan hanya sukses secara teknis pertandingan. Ajang ini harus menjadi iklan hidup bahwa Morotai adalah daerah wisata yang tertib, bersih, dan ramah.
Dengan sembilan hari lagi menuju pembukaan 7 Juli 2026, mesin pemerintahan Morotai kini tancap gas penuh demi mencetak kesan pertama yang tak terlupakan bagi seluruh peserta. (*)
Apa Reaksi Anda?