Perkuat Posisi Centre of Excellent, FIA UB Terima Benchmarking FISIP Untag Surabaya
FIA Universitas Brawijaya (UB) memperkuat jejaring kelembagaan melalui kunjungan benchmarking dari FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
MALANG - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) semakin memperkuat jejaring kelembagaan melalui penerimaan kunjungan benchmarking dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Kunjungan ini sekaligus sarana berbagi pengalaman berbagi praktik pengelolaan program studi serta menjajaki peluang kerja sama akademik antara kedua institusi.
Kegiatan yang berlangsung secara hangat, produktif, dan penuh semangat kolaborasi ini dihadiri oleh Dekan FIA UB, Prof. Hamidah Nayati Utami, S.Sos., M.Si beserta seluruh Wakil Dekan, Ketua Departemen dan Ketua Program Studi di Lingkungan FIA UB, Dekan FISIP Untag, Prof. Dr. V Rudy Handoko beserta delegasi Untag, M.S., Mohammad Insan Romadhon, S.Ikom., M.Med.Kom., Prof. Dr. Agus Sukristyanto, M.S., Dr. Endang Indartuti, M.S., serta Dr. Hasan Ismail, S.AP., M.AP.
Dalam kegiatan ini, FISIP Untag berfokus pada penyampaian profile fakultas yang memiliki enam program studi (prodi), yaitu tiga Program Sarjana (S1), dua Program Magister (S2), dan satu Program Doktor(S3). Empat diantaranya telah terakreditasi unggul dan dua lainnya berpredikat baik.
Sebagai fokus kegiatan benchmarking, FISIP Untag berencana akan mengembangkan Program Studi S3 Ilmu Administrasi Publik menjadi Program Studi S3 Ilmu Administrasi secara umum. Selain itu, mereka juga ingin mengembangkan Program Doktor pada bidang Administrasi Niaga atau Bisnis. Kehadirannya di FIA UB adalah untuk belajar pengelolaan program doktor multidisiplin dengan konsentrasi keilmuan yang lebih luas.
Sementara itu, dalam hal publikasi ilmiah, jurnal-jurnal yang dimiliki FISIP Untag sudah terakreditasi SINTA 3 dan SINTA 4.
Wakil Dekan I FIA UB, Dr. Fadillah Amin, M.AP., Ph.D menyampaikan bahwa terkait perkembangan program studi di FIA UB, termasuk rencana strategis pembukaan Program Magister Administrasi Bisnis (MAB) dan Magister Administrasi Publik (MAP) FIA UB di Jakarta.
FIA UB juga menjelaskan terkait kurikulum berbasis Student Centered Learning System yang diterapkan di program Pascasarjana, dimana mahasiswa didorong menjadi pusat proses pembelajaran, sementara dosen berperan sebagai fasilitator yang membimbing, mengarahkan, serta mengembangkan kompetensi.
Sementara itu, FIA UB turut memaparkan terkait Program Studi S3 Ilmu Administrasi yang dikembangkan dengan dua konsentrasi utama, yakni Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis. Dimana Program Doktor Administrasi Bisnis FIA UB menegaskan bahwa bidang ini merupakan bagian dari rumpun ilmu administrasi dengan karakteristik yang khas. Meski memiliki irisan kajian dengan bidang Manajemen, keduanya tetap memiliki posisi dan orientasi keilmuan yang berbeda hingga saat ini.
Menjelang sesi penutupan, kedua institusi membahas terkait kerja sama lanjutan. Keduanya berharap supaya kerja sama dapat segera diformalkan sesuai dengan prasyarat dan ketentuan yang berlaku, meskipun relasi kelembagaan dan budaya akademik antara kedua pihak telah terjalin sejak lama.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara FISIP Untag 1945 Surabaya dan FIA Universitas Brawijaya di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia. (*)
Apa Reaksi Anda?