Perkuat Pertahanan dan Kesejahteraan, Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan Yonif Teritorial di Ponorogo
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau lahan 65 hektar pembangunan Yonif Teritorial di Ponorogo yang diproyeksikan memperkuat pertahanan dan kesejahteraan warga.
PONOROGO - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus memacu roda pembangunan di daerah terus dikebut. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif TP) yang terletak di Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Selasa (25/5/2026).
Kunjungan kerja ini dilakukan guna memastikan kesiapan lahan serta mendorong percepatan progres pembangunan markas satuan baru di bawah naungan Kodam V/Brawijaya tersebut. Total luas lahan yang dipersiapkan untuk kompleks pangkalan militer baru ini mencapai sekitar 65 hektar.
Berbeda dengan satuan tempur konvensional, Yonif Teritorial dirancang memiliki fungsi ganda (dual role) yang strategis. Selain bertindak sebagai kekuatan pemukul dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan wilayah, satuan baru ini juga diplot sebagai motor penggerak pembangunan serta akselerator kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Di sela-sela peninjauan medan, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa kehadiran Yonif TP di Ponorogo akan membawa dampak positif yang masif bagi masyarakat lokal.
"Pembangunan Yonif Teritorial ini adalah langkah strategis TNI AD. Kita tidak hanya membangun infrastruktur militer untuk pengamanan wilayah, tetapi juga menghadirkan prajurit yang siap menyatu dengan rakyat. Satuan ini akan menjadi pelopor dalam pembangunan daerah, membantu ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi warga sekitar," ujar Mayjen TNI Rudy Saladin.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Kecamatan Pulung sangat ideal dari aspek geostrategis dan pembinaan teritorial. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses pembangunan fisik dapat berjalan sesuai dengan linimasa yang telah direncanakan.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Dalam peninjauan tersebut, Mayjen TNI Rudy Saladin tampak didampingi oleh Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, beserta jajaran jajaran pejabat utama Kodam V/Brawijaya dan jajaran Forkopimda Kabupaten Ponorogo.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah menegaskan adanya sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah setempat dalam menyukseskan proyek strategis nasional ini. Lahan seluas 65 hektar yang disiapkan diharapkan tidak hanya efisien sebagai markas komando, tetapi juga ramah lingkungan dan mampu terintegrasi dengan aktivitas sosial kemasyarakatan.
Dengan dimulainya tahapan verifikasi lapangan ini, pembangunan Yonif Teritorial di Ponorogo diharapkan dapat segera memasuki fase konstruksi utama demi mewujudkan ruang pertahanan yang tangguh sekaligus membawa berkah pembangunan bagi Bumi Reog. (*)
Apa Reaksi Anda?