Perangi Geng Motor dan Kekerasan Seksual, Cianjur Perkuat Forum Anak Desa

DPPKBP3A Cianjur perkuat Forum Anak Desa guna cegah kekerasan anak, tawuran, dan geng motor. Kolaborasi lintas sektor diharapkan ciptakan lingkungan aman bagi tumbuh kembang anak.

Februari 28, 2026 - 20:00
Perangi Geng Motor dan Kekerasan Seksual, Cianjur Perkuat Forum Anak Desa

CIANJUR Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau DPPKBP3A mengambil langkah serius dalam memperkuat keberadaan Forum Anak Desa

Upaya strategis ini dilakukan melalui agenda koordinasi yang berfokus pada pengembangan desa layak anak di seluruh wilayah Cianjur. Langkah tersebut diambil guna memastikan bahwa setiap kebijakan di tingkat desa selaras dengan pemenuhan hak-hak dasar anak.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur Hj. Nurdiyati menyampaikan bahwa keterlibatan aktif pemerintah desa menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program ini. 

Ia menekankan bahwa komitmen dari para kepala desa sangat diperlukan agar aspirasi anak-anak dapat terakomodasi dengan baik dalam perencanaan pembangunan daerah. 

"Langkah ini dipandang bukan sekadar agenda formalitas melainkan wujud perlindungan nyata bagi generasi penerus bangsa," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, pada Sabtu (28/2/2026).

Fokus utama dari penguatan lembaga ini adalah memutus rantai berbagai persoalan sosial yang sering mengintai kalangan remaja belakangan ini. 

Beberapa isu krusial yang menjadi perhatian utama antara lain adalah pencegahan tindak kekerasan terhadap anak serta perilaku seksual berisiko di usia remaja. 

"Selain itu masalah perundungan atau bullying juga menjadi poin penting yang dibahas agar tidak ada lagi anak yang merasa terancam di lingkungannya sendiri," tuturnya menjabarkan.

Selain isu internal remaja maraknya aksi tawuran serta gangguan keamanan dari kelompok geng motor juga menjadi alasan kuat mengapa pengawasan di tingkat desa harus ditingkatkan. 

Pihak pemerintah desa bersama pengurus Forum Anak Desa berencana melakukan sosialisasi secara masif hingga ke tingkat terkecil yakni lingkungan rukun tetangga. 

"Upaya preventif ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kolektif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban umum," harapnya.

Tidak hanya menyasar pemukiman warga kegiatan edukasi ini juga akan merambah ke berbagai sekolah untuk memberikan pemahaman langsung kepada para siswa. 

Hal ini tentunya bertujuan agar para pelajar memiliki kesadaran untuk menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka. 

"Dengan adanya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan camat hingga fasilitator lapangan diharapkan tercipta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di Cianjur," tukasnya.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow