Pengurus PWI Ciamis Resmi Dilantik, Gandeng Artis Tanah Air untuk Hijaukan Cileueur
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula BKPSDM Ciamis pada Sabtu (25/4/2026).
CIAMIS - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ciamis, Banjar dan Pangandaran resmi memulai babak baru kepengurusan periode 2025-2028.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula BKPSDM Ciamis pada Sabtu (25/4/2026) tersebut menjadi titik awal komitmen PWI dalam memperkuat kualitas jurnalis sekaligus menjaga ekosistem alam Tatar Galuh.
Wajah Baru PWI Ciamis
Ketua PWI Ciamis terpilih, Anthika Asmara, dilantik langsung oleh Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Sukri.
Dalam pidato perdananya, Anthika menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) jurnalis melalui akselerasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Menjadi ketua PWI adalah amanah besar untuk menjaga kemerdekaan pers. Di era digital, tantangan kita bukan hanya kecepatan, tapi etika dan integritas. Kami akan memperbanyak UKW agar wartawan Ciamis tidak hanya kompeten, tapi juga memiliki standar profesional yang jelas,” ujar Anthika.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang hadir dalam pelantikan tersebut, menyambut baik visi ini.
Ia meminta PWI untuk terus menjaga marwah organisasi dan menjadi mitra strategis pemerintah melalui fungsi kontrol sosial yang konstruktif.
“Kami tidak alergi terhadap kritik. Justru itu menjadi bahan evaluasi. Saya juga instruksikan pimpinan OPD agar lebih terbuka dan kooperatif memberikan informasi kepada media,” tegas Bupati Herdiat.
Puncak HPN 2026: Dari Sungai Cileueur hingga Mini Ranch
Sehari pasca pelantikan, Minggu (26/4/2026), PWI Ciamis langsung tancap gas menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan tema 'Pers Peduli Alam Lestari'.
Kegiatan ini menyedot perhatian publik dengan hadirnya sejumlah artis penyayang binatang seperti Irfan Hakim, Panji Petualang, Audrey King of The Jungle, Oghel, serta pakar koi Hartono Soekwanto.
Rangkaian acara dimulai di kawasan Cileueur Riverwalk. Bersama Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan jajaran Forkopimda, rombongan melakukan aksi bersih sungai, pelepasan burung ke alam liar serta tebar ribuan benih ikan.
“Saya sangat terkesan dengan kondisi lingkungan Ciamis. Sungai Cileueur ini indikator airnya bagus karena masih banyak lumutnya. Ini harus dijaga. Kalau kita mencintai alam, alam juga akan mencintai kita,” ungkap Irfan Hakim di sela aksi.
Tak berhenti di situ, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Mini Ranch Sukamantri. Di sana, Irfan Hakim dan kawan-kawan mempromosikan potensi lokal unggulan, yakni Sapi Pasundan.
Langkah ini merupakan bentuk nyata sinergi PWI dalam membantu promosi potensi ekonomi dan pariwisata daerah melalui perspektif yang lebih segar.
Gelaran peringatan HPN di Ciamis hadirkan beberapa artis Tanah Air. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Kepedulian Sosial bagi Pahlawan Kebersihan
Selain isu lingkungan, PWI Ciamis menunjukkan sisi humanis dengan memberikan santunan kepada 130 marbot masjid serta para petugas kebersihan (pasapon).
Anthika menyebut, keberhasilan Ciamis meraih predikat kota kecil terbersih se-ASEAN tidak lepas dari jasa para petugas kebersihan tersebut.
Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PWI.
“Ini kolaborasi yang luar biasa. PWI tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tapi hadir memberikan solusi dan dampak nyata bagi lingkungan serta masyarakat,” tuturnya.
Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Sukri, turut memuji konsistensi PWI Ciamis. Ia menyebut PWI Ciamis sebagai salah satu 'pionir' dan andalan di Jawa Barat.
"Itu karena selalu mampu menghadirkan kegiatan inovatif yang memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah tanpa menghilangkan marwah jurnalistik," ujarnya.
Dengan semangat baru dan kepengurusan yang telah resmi dilantik, PWI Ciamis, Banjar dan Pangandaran optimistis dapat terus berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang berkualitas, berintegritas, dan tetap berpijak pada kelestarian alam. (*)
Apa Reaksi Anda?