Pengurus KNPI Jombang Dilantik, Siap Jadi Mitra Kritis dan Solutif Pemerintah
Sebanyak 50 pengurus KNPI Jombang dilantik. Kepengurusan baru didorong menghadirkan karya nyata, memperkuat kolaborasi, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
JOMBANG - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jombang menargetkan penguatan peran pemuda melalui program yang berorientasi pada karya, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam pelantikan 50 pengurus DPD KNPI Jombang di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (28/7/2026).
Mengusung tema “Berkhidmah dengan Karya”, kepengurusan baru didorong tidak hanya menjalankan agenda organisasi, tetapi juga menghadirkan gagasan dan program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda serta pembangunan daerah.
Ketua DPD KNPI Jombang, Rohmadi, mengatakan kepengurusan baru membawa semangat untuk memperkuat peran pemuda melalui program yang berdampak bagi masyarakat.
Aktivis PMII ini mengatakan, tema “Berkhidmah dengan Karya” menjadi komitmen KNPI Jombang agar tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program dan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal pengabdian bagi kami untuk menghadirkan karya dan kontribusi nyata bagi Kabupaten Jombang. KNPI harus menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun golongan,” ujarnya.
Rohmadi mengatakan KNPI Jombang akan membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, komunitas, hingga dunia usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.
Pria lulusan IAI-UW Jombang ini juga mengajak seluruh pengurus menjaga soliditas organisasi serta mengedepankan semangat persatuan dalam menjalankan program kerja. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda membutuhkan kerja sama dan inovasi untuk menghasilkan solusi.
“Kami ingin KNPI hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah yang mampu melahirkan gagasan, solusi, dan aksi nyata untuk menjawab berbagai persoalan kepemudaan. Dengan kebersamaan, kami optimistis KNPI Jombang dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Timur, H. M. Basori, mengatakan pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab pengurus untuk menjalankan program dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ia meminta kepengurusan baru menjadikan KNPI sebagai ruang untuk menghimpun potensi pemuda serta melahirkan gagasan, inovasi, dan kepemimpinan yang berdampak.
“KNPI harus menjadi organisasi yang mampu menghimpun seluruh potensi pemuda. Jangan habiskan energi untuk perbedaan, tetapi fokuslah pada karya dan kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Basori juga mendorong DPD KNPI Jombang menyusun program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, penguatan literasi digital, dan pengembangan kepemimpinan.
Menurut dia, kompleksitas tantangan yang dihadapi pemuda menuntut organisasi kepemudaan untuk bersikap adaptif serta mampu menghadirkan solusi. KNPI diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penggerak inovasi di kalangan generasi muda.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Tunjukkan bahwa KNPI mampu melahirkan program-program yang bermanfaat, membangun optimisme, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi mengatakan pelantikan menjadi titik awal bagi pengurus baru untuk mendedikasikan tenaga, pikiran, dan gagasan bagi kemajuan daerah.
“Selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ini menjadi awal pengabdian untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Jombang,” ujar Warsubi.
Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat konsolidasi organisasi sehingga peran pemuda di Kabupaten Jombang semakin nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurut Warsubi, KNPI perlu mengedepankan intelektualitas serta berpihak pada kepentingan publik. Organisasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah yang menjalankan fungsi kritis dan konstruktif dalam pembangunan daerah.
“Saya yakin para pemuda yang hadir hari ini memiliki semangat juang dan idealisme yang kuat. Jadikan KNPI sebagai rumah bersama untuk melahirkan gagasan dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Warsubi juga meminta seluruh pengurus menjaga komitmen dalam membesarkan organisasi serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jombang. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan menuju Kabupaten Jombang yang adil, makmur, dan sejahtera. (*)
Apa Reaksi Anda?