Pemkab Jombang Kebut Persiapan Muktamar NU, Bentuk Tim Khusus hingga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemkab Jombang mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas.

Juli 25, 2026 - 10:01
Pemkab Jombang Kebut Persiapan Muktamar NU, Bentuk Tim Khusus hingga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
JOMBANG -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang bergerak cepat mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas pada akhir Agustus 2026 mendatang.

Untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan forum tertinggi NU tersebut berjalan lancar, Pemkab Jombang membentuk tim khusus yang bertugas menjalin koordinasi intensif dengan panitia lokal muktamar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, mengatakan tim tersebut dibentuk guna mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan teknis yang masih diperlukan menjelang pelaksanaan muktamar.

"Pemkab telah membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan panitia lokal. Harapannya, berbagai kebutuhan yang masih menjadi kendala bisa segera difasilitasi," ujar Agus Purnomo, Sabtu (25/7/2026).

Sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian pemerintah daerah saat ini meliputi perbaikan akses jalan menuju lokasi muktamar, penambahan penerangan jalan umum, penyediaan toilet portabel, layanan kesehatan, hingga pelebaran akses masuk kawasan pesantren.

Pemkab menargetkan seluruh fasilitas penunjang tersebut dapat diselesaikan sebelum ribuan peserta dan tamu mulai berdatangan ke Jombang.

Menurut Agus, pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang ditetapkan dalam waktu relatif singkat membuat pemerintah daerah harus menyesuaikan pembiayaan melalui program dan anggaran yang telah tersedia di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Penetapan Muktamar ini dilakukan mendadak, sehingga kami menyesuaikan dengan anggaran yang ada di OPD masing-masing," katanya.

Selain infrastruktur, Pemkab Jombang bersama aparat keamanan juga mulai memetakan skenario pengaturan arus kendaraan selama muktamar berlangsung.

Koordinasi dilakukan dengan TNI, Polri, dan Satlantas Polres Jombang untuk menyusun rekayasa lalu lintas yang bertujuan mengurai potensi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Tambakberas dan jalur-jalur utama menuju lokasi acara.

Skema pengaturan lalu lintas tersebut nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat agar aktivitas warga tetap berjalan lancar meski terjadi peningkatan mobilitas selama muktamar.

Di sektor kesehatan, Pemkab Jombang juga telah menggerakkan sejumlah instansi terkait untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan medis bagi peserta maupun tamu yang hadir.

Koordinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan, RSUD Jombang, serta RSUD Ploso guna memastikan kesiapan tenaga medis, fasilitas kesehatan, hingga sistem pelayanan darurat selama kegiatan berlangsung.

Meski demikian, mekanisme layanan kesehatan bagi peserta yang membutuhkan penanganan medis masih terus dibahas agar sesuai dengan regulasi dan prosedur yang berlaku.

Agus menegaskan, Pemkab Jombang tidak mengalokasikan dana hibah khusus untuk penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Namun demikian, seluruh kebutuhan yang menjadi ranah pemerintah daerah akan tetap difasilitasi melalui OPD sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

"Yang terpenting, ketika ada kebutuhan dari panitia lokal yang bisa difasilitasi oleh OPD, maka akan segera kami bantu. Tidak ada anggaran hibah khusus untuk muktamar ini," tegasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow