PD MES Sidoarjo dan Universitas Sunan Gresik Edukasi Warga Desa Prasung soal Ekonomi Syariah
PD MES Sidoarjo berkolaborasi dengan Universitas Sunan Gresik menggelar edukasi ekonomi syariah di Desa Prasung, Buduran. Fokus pada penguatan ekonomi rumah tangga.
SIDOARJO - Upaya meningkatkan literasi ekonomi syariah di tingkat desa terus digencarkan. Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Sidoarjo bersama Universitas Sunan Gresik menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi dan pemberdayaan berbasis ekonomi syariah di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari ibu-ibu Posyandu dan perangkat desa. Sejak pagi, para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi terkait pengelolaan ekonomi rumah tangga yang sesuai dengan prinsip syariah.
Kepala Desa Prasung, M. Syafi’i menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PD MES Sidoarjo dan Universitas Sunan Gresik yang dinilai membawa manfaat langsung bagi masyarakat desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada PD MES Sidoarjo dan Universitas Sunan Gresik yang telah memilih Desa Prasung sebagai lokasi pengabdian. Kehadiran program ini memberikan wawasan baru bagi warga kami, khususnya ibu-ibu Posyandu, dalam mengelola ekonomi rumah tangga secara lebih barokah dan sesuai prinsip syariah,” ujar M. Syafi’i. Selasa (12/5/2026).
Ia menilai, edukasi mengenai ekonomi syariah saat ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan kebutuhan hidup yang terus meningkat.
"Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut, ketahanan ekonomi keluarga kedepan bisa lebih baik lagi," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PD MES Sidoarjo, Mu’tadi, ME mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata organisasi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait ekonomi syariah sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat desa.
“Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh edukasi yang bermanfaat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurutnya, ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan sistem keuangan, tetapi juga membangun pola hidup masyarakat yang lebih adil, transparan, dan berorientasi pada keberkahan.
Hal senada disampaikan Kholid Albar, S.E.I., M.H, dosen Universitas Sunan Gresik. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat agar program edukasi dan pemberdayaan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.
“Sinergi antara akademisi dan organisasi masyarakat perlu terus diperkuat agar kegiatan seperti ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam bidang edukasi dan pemberdayaan ekonomi,” pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?