Pasar Takjil Jalan Raya Tumapel Jadi Magnet Warga Singosari Berburu Menu Berbuka
Pasar takjil di Jalan Raya Tumapel, Singosari, Kabupaten Malang, menjadi pusat favorit warga berburu menu berbuka. Ramai sejak pukul 15.00 WIB, area dipadati pembeli dan santri.
MALANG Pasar takjil di Jalan Raya Tumapel, Singosari, Kabupaten Malang, menjadi pusat berburu menu berbuka puasa bagi warga, Senin (23/2/2026). Ratusan warga dan santri memadati kawasan tersebut sejak sore hari untuk mencari aneka lauk dan minuman takjil.
Kepadatan mulai terasa sekitar pukul 15.00 WIB. Sepanjang ruas jalan di depan Masjid Al-Falah hingga ke arah selatan dipenuhi lapak pedagang yang menawarkan beragam menu berbuka. Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung, akses jalan di sepanjang area tenan ditutup sementara bagi kendaraan umum.
Lonjakan pengunjung turut berdampak pada area parkir di sekitar lokasi yang cepat terisi. Hendrik, salah satu juru parkir, menyebut arus kendaraan meningkat selepas waktu asar.
“Mulai ramai jam tiga sore, biasanya setelah asar itu sudah mulai padat barisannya,” ujarnya saat mengatur kendaraan pengunjung, Senin (23/2/2026).
Tarif parkir ditetapkan Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Bagi pedagang, ramainya pasar takjil ini menjadi momentum peningkatan penjualan selama Ramadan. Slamet, penjual lauk pauk yang berjualan di depan Lapangan Tumapel, mengaku menyesuaikan jam operasional khusus pada bulan puasa.
“Biasanya buka warung setiap pagi, tapi ini kan puasa jadi siap-siap mulai jam tiga sore. Banyak yang cari lauk untuk berbuka, jadi selalu ramai,” tuturnya.
Selain warga umum, para santri juga memanfaatkan waktu sore untuk berbelanja kebutuhan berbuka. Fajar, salah satu santri, mengatakan mereka mendapat izin keluar asrama pada waktu tertentu.
“Ada jadwalnya, pokoknya sebelum tarawih harus sudah masuk semua. Nanti setelah tarawih boleh keluar lagi. Kami wajib buka puasa di pondok, jadi ini cari lauk saja,” jelasnya.
Hingga menjelang azan magrib, arus warga yang datang dari arah tempat kerja maupun sekolah terus berdatangan. Antrean di setiap lapak dan lalu lintas yang melambat menjadi pemandangan rutin setiap sore Ramadan di Jalan Raya Tumapel, yang kini dikenal sebagai salah satu titik favorit berburu takjil di kawasan Singosari. (*)
Apa Reaksi Anda?