Pasar Murah Pemprov Jatim Hadir di Tuban, Khofifah: Upaya Jaga Stabilitas Harga

Pemprov Jatim menggelar pasar murah di kawasan Stasiun Lama Tuban untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan sekaligus mengendalikan inflasi.

Maret 6, 2026 - 15:00
Pasar Murah Pemprov Jatim Hadir di Tuban, Khofifah: Upaya Jaga Stabilitas Harga

TUBAN Pasar Murah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus bergulir di sejumlah daerah.  Terbaru, pasar murah berlangsung di kawasan Stasiun Lama Tuban, Kabupaten Tuban pada Kamis (5/3/2026). Kehadirannya sudah dinantikan oleh masyarakat.

Didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, pasar murah di Kabupaten Tuban ini sengaja digelar di permukiman dekat Stasiun Lama Tuban. Lokasinya tidak berdekatan dengan pasar tradisional supaya bisa menjangkau masyarakat secara langsung.

Ia menegaskan, kehadiran pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok di Jawa Timur.

“Pasar murah juga bukan hanya soal harga terjangkau, tapi upaya menjaga keseimbangan pasar. Harapannya, harga tetap stabil dan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang khususnya di bulan Ramadan ini,” imbuhnya. 

Tak hanya memastikan menjaga harga, Gubernur Khofifah juga menyebut, ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang Idul Fitri dalam kondisi aman. Untuk itu, dirinya terus menyampaikan pada masyarakat agar tidak khawatir terkait ketersediaan barang. 

Adapun berbagai komoditas strategis yang dijual tetap difokuskan pada kebutuhan pokok masyarakat.

Seperti beras premium dijual Rp14.000 per kg, beras medium Rp11.000 per kg, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kg.

Kemudian, dilanjutkan komoditi gula pasir Rp14.000 per kg, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam Rp30.000 per kemasan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan beras kepada ratusan lansia. Ia juga berkesempatan membagikan telur kepada ibu rumah tangga yang membawa anak sebagai ikhtiar pemenuhan gizi keluarga. 

Khofifah memborong berbagai jenis produk yang dijual mulai makanan hingga minuman sebagai bentuk support terhadap UMKM dan ekonomi lokal. 

Sementara itu, Darmiyah, warga jalan barat Stasiun Barat Doromukti mengaku senang. Karena, pasar murah yang menjual berbagai komoditi bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, kini hadir di lingkungan rumahnya. 

“Alhamdulillah, senang sekali bisa dapat beras SPHP dari Ibu Khofifah, nanti dimasak untuk sahur dan berbuka. Saya senang bisa belanja kebutuhan pokok dengan harga murah,” ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow