Non Tunai Lebih Praktis, Aplikasi SIP Parkir Diterapkan di Kudus

 Program pembayaran retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum melalui transaksi nontunai (QRIS) yang diberi nama SIP Parkir, kini mulai diaplikasikan oleh Pemkab K ...

Oktober 27, 2023 - 11:00
Non Tunai Lebih Praktis, Aplikasi SIP Parkir Diterapkan di Kudus

TIMESINDONESIA, KUDUS –  Program pembayaran retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum melalui transaksi nontunai (QRIS) yang diberi nama SIP Parkir, kini mulai diaplikasikan oleh Pemkab Kudus.

Aplikasi yang diberi nama SIP Parkir ini, diluncurkan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus, Revlisianto Subekti. Kegiatan peluncuran dan sosialisasi program tersebut, dilaksanakan di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kudus, pada Kamis (26/10).

Dalam kesempatan itu, Revlisianto menekankan pentingnya melayani pengguna layanan parkir dengan ramah. Sebab keberadaan juru parkir adalah wajah Kabupaten Kudus, terutama saat menerima pengunjung dari luar kota.

Menurut Revli, semua tindakan harus dapat dipertanggungjawabkan dan mematuhi prinsip akuntabilitas, terutama dalam pengelolaan keuangan.

“Mengingat bahwa para juru parkir adalah wajah utama Kabupaten Kudus di mata pengunjung dari luar kota, kami memastikan bahwa pelayanan ramah dan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan menjadi landasan utama kami,” ujar Revli.

Tak hanya itu, Revlisianto juga meminta dukungan dan pendampingan dari Dinas Perhubungan dalam menerapkan program ini, terutama terkait penerapan transaksi nontunai menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran.

“Kami meminta dukungan dan pendampingan penuh dari Dinas Perhubungan dalam pelaksanaan program transaksi nontunai ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Catur Sulistiyanto, SIP Parkir dengan transaksi nontunai ini adalah hal baru di Kabupaten Kudus yang bertujuan untuk mengurangi potensi kebocoran.

Program tersebut akan dievaluasi setelah satu minggu berjalan. Selanjutnya  diharapkan nantinya akan memudahkan pengguna parkir dengan opsi pembayaran nontunai.

“Kami berencana untuk mengevaluasi program ini setelah satu minggu berjalan, dan harapannya adalah ini bisa mengurangi potensi kebocoran” ucapnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow