MMD 128 Probolinggo Perkuat Jaring Pengaman Sosial Warga

TMMD 128 Probolinggo tak hanya bangun jalan, tapi juga salurkan sembako bagi warga rentan di Desa Brabe untuk perkuat dampak sosial.

Mei 6, 2026 - 14:30
MMD 128 Probolinggo Perkuat Jaring Pengaman Sosial Warga

PROBOLINGGO - Di tengah percepatan pembangunan infrastruktur desa, program TMMD 128 Probolinggo mulai menunjukkan dimensi lain: penguatan jaring pengaman sosial bagi warga rentan. Intervensi ini terlihat saat Satgas TMMD membagikan bantuan sembako langsung di lokasi pembangunan pavingisasi di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Selasa (5/5/2026).

Distribusi bantuan dilakukan secara terintegrasi dengan kegiatan fisik, memastikan penerima benar-benar berasal dari kelompok masyarakat yang membutuhkan. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyasar aspek kesejahteraan sosial secara langsung.

Dansatgas TMMD 128 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menegaskan bahwa bantuan sembako merupakan bagian dari strategi non fisik TMMD. Menurutnya, kehadiran TNI di desa harus mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

“Selain membangun infrastruktur, kami juga ingin hadir untuk membantu warga secara sosial. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian TNI agar masyarakat merasakan manfaat TMMD secara menyeluruh,” ujarnya.

Data penerima bantuan menunjukkan bahwa mayoritas berasal dari kelompok usia produktif hingga lansia dengan keterbatasan ekonomi. Tiga warga yang menerima bantuan secara simbolis yakni Ibu Saputri (60), Ibu Supaida (45), dan Ibu Sunardi (50).

Kepala Desa Brabe Sunardi menilai pendekatan ini efektif dalam memperkuat dampak program. Ia menyebut bantuan langsung seperti sembako memiliki efek cepat dalam meringankan beban warga, terutama di tengah kondisi ekonomi desa yang masih terbatas.

Respons warga pun menguatkan hal tersebut. Salah satu penerima, Mbah Putri, mengaku bantuan yang diterima sangat membantu kebutuhan harian. “Terima kasih banyak bapak TNI dan bapak Kades. Bantuan ini sangat membantu saya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan model intervensi yang menyentuh aspek fisik dan sosial secara bersamaan, TMMD 128 Probolinggo menunjukkan pola pembangunan desa yang lebih komprehensif—tidak hanya membangun jalan, tetapi juga memperkuat daya tahan masyarakatnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow