Menggema Takbir, Menggema Kebaikan: Magetan Milenial Ajak Warga Peduli Lingkungan
Tidak hanya memeriahkan malam takbiran, mereka juga turun langsung membersihkan kawasan kota usai kegiatan takbir keliling berlangsung.
MAGETAN - Di tengah semarak gema takbir menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, sekelompok anak muda di Kabupaten Magetan menghadirkan makna kemenangan dengan cara berbeda.
Tidak hanya memeriahkan malam takbiran, mereka juga turun langsung membersihkan kawasan kota usai kegiatan takbir keliling berlangsung.
Gerakan bertajuk ‘Takbir Bersih Magetan’ yang digagas komunitas Magetan Milenial ini dilaksanakan Selasa (26/2026), pukul 21.30 WIB, dengan titik aksi di kawasan Alun-Alun Magetan.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di depan Gedung Tripandita.
Meski awalnya hanya diikuti sekitar 10 anggota inti Magetan Milenial, aksi tersebut justru mendapat respons positif dari masyarakat.
Sejumlah warga dan simpatisan terlihat ikut tergerak membantu membersihkan area sekitar setelah kegiatan takbir keliling selesai.
Ketua Magetan Milenial, Fadlil Wafa, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat untuk menghadirkan nilai kepedulian di tengah momentum keagamaan yang penuh kebersamaan.
“Takbir bukan hanya tentang gema suara kemenangan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat dan kepedulian di tengah masyarakat,” ujarnya kepada TIMES Indonesia.
"Melalui ‘Takbir Bersih Magetan’, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari bentuk syukur dan cinta terhadap kota ini," imbuh Fadlil.
Menurutnya, gerakan tersebut juga menjadi ajakan moral bahwa semangat merayakan hari besar keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan lingkungan.
“Kami berharap kegiatan kecil ini bisa menjadi pengingat bahwa masyarakat Magetan bukan hanya pandai merayakan, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga dan merawat lingkungan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Aksi, Fadhil Abdurrasyid, menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk edukasi sederhana namun penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan menumbuhkan semangat kepedulian, terutama di kalangan anak muda, untuk terus melakukan hal-hal baik bagi Magetan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, para relawan yang mengenakan pakaian bernuansa gelap turut membagikan trashbag sampah kepada masyarakat sambil melakukan aksi pungut sampah di sejumlah titik sekitar alun-alun.
Dokumentasi kegiatan berupa foto dan video juga dilakukan sebagai bentuk kampanye edukasi melalui media sosial.
Gerakan ini pun mendapat apresiasi dari sejumlah warga yang menilai aksi tersebut menjadi contoh positif bahwa agenda keagamaan tidak hanya dimaknai sebagai seremoni semata, tetapi juga momentum membangun kepedulian sosial dan lingkungan.
Dengan mengusung semangat “Rayakan Kemenangan dengan Kepedulian”, Magetan Milenial berharap gerakan tersebut dapat menjadi budaya baik yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Menjaga kebersihan kota bukan hanya tugas segelintir pihak, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Magetan,” tuturnya. (*)
Apa Reaksi Anda?