KH Muhammad Roqib Wahab Wafat, NU dan Bahrul Ulum Tambakberas Berduka
KH Muhammad Roqib Wahab atau Gus Roqib wafat. Putra KH Abdul Wahab Hasbullah itu dikenang sebagai pengasuh Bahrul Ulum Tambakberas dan tokoh NU yang istiqamah mengabdi kepada umat.
JOMBANG - Keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berduka atas wafatnya KH Muhammad Roqib Wahab atau Gus Roqib, Kamis (30/7/2026).
Gus Roqib merupakan putra Pahlawan Nasional sekaligus salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah (Mbah Wahab). Semasa hidupnya, ia dikenal aktif mengabdikan diri di dunia pesantren serta melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan yang diwariskan sang ayah.
Kabar wafatnya Gus Roqib menyebar cepat dan memunculkan ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai tokoh agama, pengurus organisasi, hingga masyarakat.
Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkarudin A atau Gus Fiki, menyampaikan duka cita atas kepergian salah satu ulama kharismatik Jombang tersebut.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Segenap keluarga besar PC GP Ansor Kabupaten Jombang turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Kiai Roqib Wahab," ujar Gus Fiki.
Menurutnya, almarhum merupakan sosok pengayom yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan umat, pendidikan pesantren, dan perjuangan Nahdlatul Ulama. Gus Roqib juga dikenal istiqamah menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta meneruskan warisan perjuangan para ulama pendahulu.
Anggota DPRD Kabupaten Jombang itu menilai perjalanan hidup Gus Roqib tidak dapat dipisahkan dari upaya merawat tradisi keilmuan dan semangat kebangsaan yang diwariskan Mbah Wahab Hasbullah.
"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, pengabdian, dan perjuangan beliau semasa hidup serta mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum," tuturnya.
Gus Fiki juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Aktif Mengasuh Bahrul Ulum Tambakberas
Semasa hidup, KH Muhammad Roqib Wahab aktif sebagai Anggota Majelis Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Perannya dalam membina santri dan menjaga keberlangsungan pesantren membuatnya menjadi salah satu tokoh yang dihormati di lingkungan Bahrul Ulum.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar pesantren, para santri, alumni, serta masyarakat yang mengenalnya.
Doa terus dipanjatkan agar seluruh amal ibadah, dedikasi, dan pengabdian Gus Roqib di bidang pendidikan, dakwah, serta kemasyarakatan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Keluarga Besar Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu pengasuh yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pesantren.
Diperkirakan, ribuan pelayat dari berbagai daerah akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Sejumlah kiai, tokoh masyarakat, alumni pesantren, hingga warga Nahdliyin dijadwalkan melayat.
Di tengah suasana duka, Gus Fiki mengajak masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama dan alumni Bahrul Ulum, untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.
"Mari kita bersama-sama menghadiahkan doa terbaik dan bacaan Al-Fatihah untuk almarhum, semoga Allah SWT memberikan rahmat, ampunan, serta husnul khatimah," ucapnya. (*)
Apa Reaksi Anda?