MBG Tetap Berjalan Saat Ramadan 2026, Siswa SMPN 6 Malang Terima Paket Makanan Kering
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap didistribusikan selama Ramadan 2026. Pada hari pertama masuk sekolah di awal Ramadan, Senin (23/2/2026), ratusan pelajar di Kota Malang menerima paket makanan
JAKARTA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap didistribusikan selama Ramadan 2026. Pada hari pertama masuk sekolah di awal Ramadan, Senin (23/2/2026), ratusan pelajar di Kota Malang menerima paket makanan kering untuk dibawa pulang.
Di SMP Negeri 6 Malang, siswa tampak antusias menerima paket MBG berisi kue kukus, telur rebus, kurma, dan kacang goreng. Menu tersebut berbeda dari biasanya yang berupa makanan siap santap.
Salah satu penerima, Keyla Sheeva Novendra, mengaku senang dengan variasi menu Ramadan tersebut. Menurutnya, paket makanan kering terasa lebih praktis dan cocok untuk anak seusianya.
“Kalau kemarin dapat makanan berat, sekarang makanan ringan. Saya malah lebih senang karena seperti snack. Nanti mau buat buka puasa,” ujar Keyla, Senin (23/2/2026).
Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMP Negeri 6 Malang, Yanti Kurnia Lestari, menjelaskan bahwa perubahan menu mengacu pada surat edaran dari Badan Gizi Nasional. Selama Ramadan, MBG dibagikan dalam bentuk makanan kering yang dikemas dalam goodie bag agar bisa dikonsumsi saat berbuka.
“Mulai hari ini kami menerima menu berbeda. Sesuai SE dari Badan Gizi Nasional, bentuknya makanan kering,” ungkap Yanti.
Di sekolah tersebut, terdapat 797 siswa penerima MBG. Dari jumlah itu, belasan siswa beragama nonmuslim dan tidak menjalankan puasa. Meski regulasi memperbolehkan penerima yang tidak berpuasa mendapat makanan siap santap, pihak sekolah meminta agar seluruh siswa tetap menerima paket menu yang sama demi menjunjung toleransi.
“Kami minta semua siswa mendapat paket makanan kering yang sama selama Ramadan,” tegasnya.
Ia menambahkan, nilai toleransi telah menjadi bagian dari pendidikan di sekolah. Bahkan, setiap Ramadan siswa nonmuslim juga dilibatkan dalam kegiatan berbagi takjil bersama.
“Sejauh ini tidak ada penolakan dari siswa maupun wali murid terkait penyaluran MBG selama Ramadan. Sebaliknya, para orang tua menyambut baik program tersebut karena dinilai membantu pemenuhan gizi anak selama menjalankan ibadah puasa,” ucapnya. (*)
Apa Reaksi Anda?