Mayoritas Jemaah Haji Indonesia Adalah Perempuan, Peran Musyrif Diny Perempuan Sangatlah Penting
Peran perempuan sebagai Musyrif Dini menjadi sangatlah penting bagi jemaah haji Indonesia khususnya perempuan.
JAKARTA - Peran perempuan sebagai Musyrif Dini menjadi sangatlah penting bagi jemaah haji Indonesia khususnya perempuan. Pasalnya, jumlah jemaah haji perempuan lebih banyak dibandingkan jemaah haji laki-laki.
Berdasarkan dashboard haji Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), jumlah jemaah haji Indonesia berdasarkan jenis kelamin, perempuan mencapai 113.186 orang sedangkan jemaah haji laki-laki hanya 89.446 orang.
“Kami diberi tugas untuk menjadi Musyrif Diny Haji 2026 adalah untuk memberikan pendampingan kepada jemaah haji khususnya perempuan,” ucap Liliek Noer Chalida selaku Musyrif Diny saat di Bir Ali Madinah dikutip pada Jumat (15/5/2026).
Liliek mengatakan sebagai upaya penguatan persiapan haji bagi jemaah haji perempuan, dirinya bersama Musyrif Diny perempuan lainnya akan melakukan visitasi dan edukasi ke sektor-sektor.
“Kami hadir bersama-sama elemen-elemen organisasi perempuan untuk memberikan pendampingan kepada jemaah haji perempuan dan secara keseluruhan,” kata Liliek.
“Sehingga pemahaman dan apa saja yang diperlakukan di dalam haji itu bisa sah sesuai dengan aturan dan ajaran syariat Islam,” sambung Liliek.
Liliek mengungkapkan, pembekalan yang difokuskan pada jemaah haji perempuan itu adalah bagaimana mereka bisa menjalankan syariat ini dengan betul-betul sah menurut agama dan juga sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada.
“Karena itu secara psikologis memang beliau-beliau ini dibekali untuk menjadi tamu-tamunya Allah dengan siap secara mental dan secara fisik, secara lahiriah dan batiniahnya,” ungkapnya.
“Kami bersama Aisyiyah, berharap mudah-mudahan kita semuanya jemaah haji betul-betul memperoleh haji yang mabrur, yang diterima oleh Allah dan InsyaAllah selalu dalam lindungan Allah SWT,” tandas Liliek yang didampingi Rohimi Zamzam dari Aisyiyah Muhammadiyah.(*)
Apa Reaksi Anda?