Masyarakat Masalembu Sampaikan Harapan Percepatan Pembangunan Listrik ke Kementerian ESDM

Semoga harapan masyarakat Masalembu untuk mendapatkan listrik segera terwujudkan.

Februari 23, 2026 - 15:00
Masyarakat Masalembu Sampaikan Harapan Percepatan Pembangunan Listrik ke Kementerian ESDM

SUMENEP Perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Masalembu menyampaikan harapan percepatan penyelesaian pembangunan listrik di Pulau Masalembu kepada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam pertemuan di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Senin (23/2/2026). Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Pulau Masalembu diketahui telah dimulai sejak 2019, namun hingga kini masih dalam proses penyelesaian.

Jailani, Ketua SNNU Masalembu, mengatakan ketersediaan listrik merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat kepulauan. 

Menurutnya, listrik tidak hanya dibutuhkan untuk penerangan rumah tangga, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi warga yang mayoritas bergerak di sektor perikanan.

SNNU-Masalembu-2.jpg

“Listrik diperlukan untuk pengolahan hasil tangkapan serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan listrik juga penting untuk mendukung pelayanan publik, khususnya fasilitas kesehatan dan layanan dasar lainnya di Pulau Masalembu.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Juhairi, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII. yang turut mendampingi perwakilan masyarakat, menyampaikan perlunya koordinasi berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PT PLN (Persero) agar proses pembangunan dapat segera dituntaskan.

Menurut Juhairi, penyediaan listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang diharapkan dapat segera terpenuhi secara merata, termasuk di wilayah kepulauan.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian tahapan penyelesaian. Dengan adanya kejelasan progres dan target waktu, masyarakat bisa memahami proses yang sedang berjalan,” kata Juhairi.

Ia juga menilai pembangunan listrik di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan. Karena itu, diperlukan dukungan anggaran dan perencanaan yang matang agar infrastruktur yang dibangun benar-benar berkelanjutan.

SNNU-Masalembu-3.jpg

“Penyediaan listrik merupakan kebutuhan dasar. Harapannya, seluruh pihak dapat terus bersinergi sehingga akses listrik yang stabil dan memadai segera dirasakan masyarakat Masalembu,” ujarnya.

Pertemuan itu juga diikuti secara daring oleh Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, jajaran PT PLN Pusat, PT PLN UID Jawa Timur, PT PLN Area Madura, serta Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Masyarakat Masalembu berharap proses pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan sesuai rencana sehingga akses listrik yang stabil dan memadai segera dirasakan warga.

"Semoga harapan masyarakat Masalembu untuk mendapatkan listrik segera terwujudkan," pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow