Mapolres Cianjur Jadi Titik Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 24 JKS

Sebanyak 73 calon jemaah haji beserta tiga orang pendamping asal Cianjur direncanakan bertolak menuju Embarkasi Bekasi pada Minggu (17/5/2026) dini hari.

Mei 14, 2026 - 15:01
Mapolres Cianjur Jadi Titik Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 24 JKS

CIANJUR - Sinergitas antara jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cianjur terus dimatangkan menjelang jadwal pemberangkatan jemaah haji 2026

Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan guna menjamin seluruh tahapan, mulai dari persiapan hingga pelepasan jemaah, dapat berlangsung secara kondusif dan tertata dengan baik.

Sebanyak 73 calon jemaah haji beserta tiga orang pendamping asal Cianjur direncanakan bertolak menuju Embarkasi Bekasi pada Minggu (17/5/2026) dini hari. 

Prosesi pelepasan rombongan ini dijadwalkan dilakukan tepat setelah pelaksanaan ibadah salat subuh, yakni sekitar pukul 05.30 WIB, dengan mengambil titik kumpul utama di area Mapolres Cianjur.

Pemilihan Mapolres Cianjur sebagai lokasi pemberangkatan menjadi terobosan baru yang membedakan penyelenggaraan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian setempat dalam memberikan proteksi serta pelayanan optimal bagi masyarakat yang akan bertolak menuju tanah suci guna memenuhi panggilan ibadah.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Cianjur, H. Saepul Ulum, mengungkapkan bahwa penggunaan area kepolisian tersebut didasari oleh tawaran langsung dari Kapolres Cianjur. 

Upaya ini dilakukan semata-mata demi meningkatkan aspek kenyamanan dan ketertiban, baik bagi para calon haji maupun sanak saudara yang datang untuk mengantar.

“Alhamdulillah, tahun ini ada perhatian khusus dari Kapolres Cianjur yang menawarkan fasilitas Mapolres untuk tempat pemberangkatan jemaah. Ini menjadi bentuk pelayanan terbaik agar jemaah lebih nyaman dan tertib,” ujarnya, pada Kamis (14/5/2026).

Peningkatan kualitas pelayanan haji periode ini dirasakan lebih komprehensif berkat dukungan penuh dari unsur pemerintah serta aparat penegak hukum. 

Tak sekadar menyediakan lahan parkir dan lokasi kumpul, pihak Kepolisian Resor Cianjur bahkan menyiapkan akomodasi sementara bagi para tamu Allah yang memerlukan tempat istirahat sebelum keberangkatan dimulai.

Panitia mencatat sedikitnya tersedia 100 paket perlengkapan tidur yang terdiri dari kasur, sprei, bantal, hingga selimut untuk memfasilitasi jemaah. 

Kebutuhan sekunder lainnya seperti alat mandi juga disiagakan guna memastikan kebugaran fisik para calon jemaah haji tetap terjaga sebelum menempuh perjalanan panjang.

Menurut H. Saepul Ulum, ketersediaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima.

Hal ini penting mengingat mereka akan menghadapi serangkaian perjalanan jauh menuju embarkasi sebelum akhirnya terbang menuju Arab Saudi.

“Para jemaah harus benar-benar dalam kondisi siap dan nyaman sebelum berangkat. Karena itu seluruh fasilitas dasar kami siapkan sebaik mungkin,” tutur H. Saepul Ulum menjelaskan.

Di sisi lain, parameter kesehatan jemaah turut menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

Proses skrining kesehatan dilaksanakan secara intensif dan berkala dengan melibatkan tenaga medis dari puskesmas serta dukungan personel Polri dan Bhabinkamtibmas hingga ke tingkat desa.

Langkah preventif ini bertujuan memastikan seluruh calon haji berada dalam status kesehatan yang mumpuni dan layak untuk melakukan penerbangan internasional.

Tim medis terus berupaya menekan potensi gangguan kesehatan yang mungkin muncul selama masa ibadah di tanah suci melalui pemantauan yang ketat.

“Pemantauan kesehatan terus dilakukan agar seluruh jemaah benar-benar siap berangkat. Semua pihak ikut terlibat memastikan kondisi jemaah tetap prima,” jelas Saepul Ulum.

Kesungguhan dalam pelayanan haji juga ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui kucuran dana hibah sebesar Rp100 juta.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk menopang beban operasional PPIHD, mulai dari tahap pemberangkatan hingga proses penjemputan jemaah kembali ke tanah air nantinya.

Ketersediaan dana penunjang ini menjadi fondasi bagi panitia untuk mengeksekusi berbagai aspek teknis di lapangan.

Komitmen finansial dari pemerintah daerah tersebut menegaskan kehadiran negara dalam memfasilitasi warganya yang tengah menjalankan kewajiban rukun Islam kelima.

Komunikasi antar-lembaga pun kian dipertajam mendekati hari H keberangkatan.

Berbagai unsur mulai dari Kementerian Agama, MUI, jajaran TNI, Denpom, Dishub, hingga Satpol PP bahu-membahu mengatur teknis pengamanan agar alur lalu lintas dan sterilisasi area keberangkatan berjalan lancar.

Pengerahan personel gabungan ini bertujuan menciptakan atmosfer yang tenang dan khidmat bagi para jemaah.

Selain itu, pengaturan ini dimaksudkan untuk meminimalisir kepadatan yang sering terjadi akibat antusiasme tinggi dari para pengantar yang hadir di lokasi.

Berdasarkan data resmi, kelompok terbang (kloter) 24 JKS secara keseluruhan mengangkut 445 orang yang terdiri dari jemaah dan petugas.

Komposisinya meliputi 335 jemaah asal Kabupaten Bogor, 76 jemaah dari Cianjur, 30 jemaah Kota Bekasi, serta diperkuat oleh empat orang petugas kloter.

Rombongan yang tergabung dalam Kloter 24 JKS ini diprediksi akan mengakhiri rangkaian ibadah mereka dan mendarat kembali di tanah air pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Seluruh persiapan teknis terus dipastikan tidak meleset dari jadwal yang telah ditetapkan oleh kementerian terkait.

Lebih jauh H Saepul Ulum menaruh harapan besar agar seluruh prosesi haji tahun ini dapat terlaksana tanpa kendala berarti.

Ia senantiasa memanjatkan doa agar seluruh jemaah senantiasa dilindungi, diberikan ketabahan fisik, serta mampu meraih derajat haji yang mabrur sekembalinya ke pelukan keluarga.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” tutupnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow