Mainan Edukasi Dibagikan dalam Pekan Islami PT ACA XIX, Ini Alasan Iwan Kurniawan

Tahun ini dalam Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) XIX, Komisaris Utama Iwan Kurniawan selain menyantuni anak yatim, juga kembali menghadiahkan jenis-jenis mainan

Maret 3, 2026 - 17:30
Mainan Edukasi Dibagikan dalam Pekan Islami PT ACA XIX, Ini Alasan Iwan Kurniawan

MALANG Tahun ini dalam Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) XIX, Komisaris Utama Iwan Kurniawan selain menyantuni anak yatim, juga kembali menghadiahkan jenis-jenis mainan baru yang mengedukasi.

Mengapa? "Karena saya ingin merangsang berbagai aspek perkembangan daya pikir, aktivitas fisik, sosial, emosi dan bahasa melalui pengalaman belajar yang menyenangkan bagi mereka," kata Iwan Kurniawan usai menyantuni 474 anak yatim di MWCU di Wajak, Selasa (3/3/2026) siang.

Hari kedua Pekan Islami ke XIX Tahun 2026, Selasa (3/3/2026), Komisaris Utama PT Anugerah Citra Abadi (ACA), Iwan Kurniawan menyantuni 1.298 anak yatim di Wajak (474 anak), Poncokusumo (468 anak)  dan Tumpang (356 anak).

Dalam pemberian santunan itu Iwan Kurniawan selalu didampingi KH Kholili serta pejabat muspika di tiga kecamatan itu.

Tahun ini jenis mainan yang dibagikan melalui kuis-kuis ringan oleh Iwan Kurniawan antara lain Pretty Baby, dressing table, alphabet sand, dream buble, sword dazling spray, voice control, magic sand, dan permainan lego konstruksi hingga money gun.

Pekan-Islami-PT-ACA-2.jpgKomisaris Utama PT Anugerah Citra Abadi, Iwan Kurniawan bersama anak-anak yatim setelah diberikan santunan. (FOTO: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

Bahkan saking kepinginnya membahagiakan anak yatim, sampai-sampai tahun ini Iwan Kurniawan secara khusus membagikan satu unit jip elektrik di setiap kecamatan di Kabupaten Malang.

Di Kecamatan Wajak, jip elektrik itu diberikan kepada Wafi yang hafal Juz 30, surat Yasin serta surat Waqiah.

Di Kecamatan Poncokusumo, jip elektrik itu dihadiahkan kepada siswi kelas 6 SD, Churul Illiatis Zulfa yang panggilan akrabnya iil karena hafal juz 30 
Surat Al baqarah. iil belajar menghafal mulai kelas 1 SD. Hadiah itu kemudian diberikan kepada adiknya, Alim.

Di Tumpang, jip elektrik itu jatuh ke tangan Raditya setelah menang adu sut-sutan diantara 11 anak kelas 2 SD 

Iwan Kurniawan sangat berharap, dengan mainan itu anak-anak akan bisa mengoptimalkan kemampuan daya pikir mereka, mengajari berpikir logis hingga melatih kesabaran maupun ketekunannya, khususnya anak-anak yatim itu. 

"Denga mainan yang tepat, saya merasa hal itu akan bisa menjadi pintu pembuka bagi mereka untuk mendapatkan pengetahuan baru dan meningkatkan rasa keingintahuannya," tambahnya.

Menurutnya, mainan yang dirancang secara kreatif ini bisa merangsang otak anak-anak, membantu mereka mengembangkan keterampilan kognitif seperti pemecahan masalah, kreativitas, dan pemikiran logis.

Selain itu, mainan yang mendorong anak-anak untuk mengeksplorasi dan menciptakan sesuatu dengan imajinasi mereka sendiri akan bisa membantu membangun kemandirian dan kreativitas yang penting untuk perkembangan mereka.

Iwan Kurniawan berangan-angan, kelak anak-anak yatim yang ia kasihi itu, dengan mainan edukasi yang diberikan bisa mengubahnya menjadi proses belajar, sehingga anak-anak yatim itu bisa belajar tanpa merasa terbebani. 

Ketika berinteraksi dengan anak-anak yatim, Iwan Kurniawan mendapatkan begitu banyak kejujuran, keluguan dan keterbukaan.

Hari ini Iwan Kurniawan selain membagi hadiah berupa mainan beredukasi, juga menyerahkan jip elektrik di ketiga kecamatan, Wajak, Poncokusumo dan Tumpang.

"Mudah-mudahan adik-adik bisa belajar lebih banyak tantangan yang ada di mainan-mainan itu ya," kata Iwan Kurniawan kepada anak-anak yatim.

Baik di Wajak, Poncokusumo maupun di Tumpang, suasana pemberian santunan berlangsung begitu meriah karena pesulap dari Uncle BC berhasil membius semangat anak-anak

Camat Poncokusumo, Didik Agus Mulyono, S.P., M.AP. terharu dan bahagia bersama anak-anak yatim. Ia mengucapkan terimakasih kepada Iwan Kurniawan yang rutin mengagendakan santunan kepada mereka.

"Kamis hanya bisa mendoakan,  agar pak Iwan selalu diberi kesehatan, umur panjang yang barokah agar selalu bisa menyantuni anak-anak yatim. Semoga kita semua juga bisa meniru cara pak Iwan menjalani hidup dimana peduli sekali terhadap sesama terutama kepada anak yatim," kata Didik.

Camat Tumpang, Drs. Nandang Djumantara juga menyambutnya dengan rasa terimakasih yang tak terhingga karena untuk kesekian kalinya PT ACA secara rutin menyantuni anak yatim

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Malang, Umi Khorirotin Nasichah yang akrab dipanggil Oyi' mengaku  bahwa santunan anak yatim yang diselenggarakan PT ACA ini telah memberikan begitu banyak manfaat. "Bukan hanya karena hadiah mainannya, tetapi hiburan sulap dan lainnya yang telah membuat anak-anak bahagia," kata Oyi'.

Pekan-Islami-PT-ACA-3.jpgBeginilah cara Iwan Kurniawan menarik perhatian anak-anak yatim yang ingin mendapatkan hadiah mainan. (FOTO: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

Dan tahun ini dalam Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) ke XIX, Komisaris Utama, Iwan Kurniawan selain menyantuni anak yatim juga menghadiahkan jenis-jenis mainan baru yang mengedukasi. (D)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow