Mahasiswa KSM-T UNISMA Realisasikan QRIS untuk UMKM

Di era cashless yang serba instan ini membuat Mahasiswa KSM-T didesa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang dari Universitas Islam Malang (UNISMA) mengupayakan realisasi penggunaan QRIS pad

Maret 16, 2026 - 14:00
Mahasiswa KSM-T UNISMA Realisasikan QRIS untuk UMKM

MALANG Di era cashless yang serba instan ini membuat Mahasiswa KSM-T didesa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang dari Universitas Islam Malang (UNISMA) mengupayakan realisasi penggunaan QRIS pada UMKM sebagai upaya digitalisasi ekonomi.

Desa ini kerap kali menarik pengunjung dari berbagai daerah lantaran harga tiket yang terjangkau yakni hanya dibanderol Rp 7.000 pada hari biasa dan Rp 10.000 ditiap akhir pekannya. Disamping itu juga karena area sekitar kolam pemandian didesain senatural mungkin, jadi pilihan yang tepat bagi yang ingin memanjakan mata sembari menikmati terapi ikan atau sekedar menghabiskan waktu bersama keluarga.

Mahasiswa turut serta mendampingi  proses  pembuatan QRIS. Kegiatan ini dilakukan dari tanggal (14/02/2026) dan (16/02/2026). Salah satu alasan pembuatan QRIS untuk memudahkan pengunjung, juga penggunaan QRIS pada UMKM bisa berdampak pada nilai pesatnya perkembangan ekonomi masyarakat.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Mahasiswa KSM-T bukan hanya mendampingi pelaku UMKM dalam pembuatan QRIS, tetapi juga menyampaikan penjelasan mengenai mekanisme penarikan dana. Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan plakat QRIS sebagai simbol penerapan sistem pembayaran cashless. “Semenjak ada QRIS belanja makin nyaman dan transaksi menjadi lancar dapat menjadikan UMKM kecil hingga besar lebih praktis” ujar Novi salah satu peserta KSM.

Serta diantara para UMKM pemandian sumber ringin juga turut mengungkapkan rasa bahagianya manfaat berjualan menggunakan QRIS ketika ditanya mengenai manfaat yang dirasakan UMKM dari adanya QRIS serta harapan beliau selanjutnya “Sangat membantu, mungkin apa yang ditinggalkan akan terkenang dihati” ungkap bapak Sugianto. Melalui pendampingan ini, mahasiswa KSM-T berharap dapat mencapai target yaitu agar para pelaku UMKM Desa Wringinsongo semakin melek digital sekaligus mampu memperkuat daya saing ekonomi lokal. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 32 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow