Mahasiswa KSM-T Unisma Malang Ciptakan Olahan Ampyang Coklat jadi Peluang Bisnis Baru

Mahasiswa KSM-T Unisma Malang menciptakan inovasi baru yakni camilan Ampyang Coklat. Ampyang Coklat berawal dari ide untuk memamfaatkan nasi aking atau nasi sisa yang dikeringkan.

Maret 21, 2023 - 22:00
Mahasiswa KSM-T Unisma Malang Ciptakan Olahan Ampyang Coklat jadi Peluang Bisnis Baru

TIMESINDONESIA – Mahasiswa KSM-T Unisma Malang menciptakan inovasi baru yakni camilan Ampyang Coklat. Ampyang Coklat berawal dari ide untuk memamfaatkan nasi aking atau nasi sisa yang dikeringkan.

Nasi yang tidak terpakai kemungkinan hanya akan menjadi limbah rumah tangga dan berakhir di tempat pembuangan atau bisa jadi pakan ayam. Melalui rapat yang cukup intens akhirnya kelompok 68 KSM-T Unisma meluncurkan suatu produk yang diberi nama Ampyang Coklat.

Sebelumnya dilakukan survei terlebih dahulu yang akhirnya didapatkan kesimpulan bahwa memang tingkat limbah rumah tangga berupa nasi memang cukup tinggi. Maka dari itu, sosialisasi pembuatan ampyang coklat sangatlah tepat sasaran jika diterapkan di Dusun Kreweh yang notabene warga masyarakatnya mempunyai persediaan nasi sisa yang hampir setiap hari ada.

Selain itu, bahan baku yang diperlukan dapat didapatkan denga sangat mudah dan ekonomis. Sehingga setelah rapat kelompok yang terdiri dari Sadatul Umami selaku penasihat, Indin Ningtyas sebagai penanggung jawab, Rena Sulistiyowati, Firda Yulva, dan Hamzah sebagai anggota, akhirnya mengeksekusi hasil musyawarah yang kemudian dilakukanlah sosialisasi yang sukses digelar pada, Selasa, (21/02/2023).

Di tengah kesibukan para ibu rumah tangga, mahasiswa KSM-T Unisma optimis bahwa para undangan dapat menghadiri sosialisasi yang akan digelar sehingga pada sore hari ba’da ashar  di basecamp.

Walaupun hujan tengah mengguyur Dusun Kreweh, ibu-ibu tamu undangan bersedia hadir dan menunjukkan antusiasme. Dengan sambutan yang disampaikan oleh Heru Firmansyah acara dimulai dengan pemateri yang telah ditunjuk dari perwakilan kelompok yakni Sadatul Umami yang juga sebagai penasehat.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

“Terimakasih kepada ibu-ibu telah bersedia hadir menyempatkan waktunya untuk menghadiri sosialisasi kami, ditengah kesibukan masing-masing saya dan rekan-rekan mengucapkan banyak terimakasih dan permintaan maaf jikalau acara sedikit melenceng dari jadwal” ucap Heru Firmansyah mengungkapkan terimakasih dan permintaan maafnya karena memang acara sempat tertunda karena hujan sempat turun dengan deras.

“Ekonomis alias murah dan tak merogoh kantong terlalu dalam adalah prinsip yang sangat lekat dengan ibu-ibu rumah tangga, nah ampyang coklat ini adalah camilan yang  bahannya mudah didapat bahkan bisa gratis jika kita dapat nasi dari hajatan.” Ujar pemateri yang disambut tawa kecil dari ibu-ibu.

Acara selanjutnya yaitu demonstrasi dengan menggunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan sebelumnya, mahasiswa KSM Unisma mendemonstrasikan sambil menjelaskan dengan telaten, sedangkan para ibu-ibu menyimak dengan sangat antusias. Mulai dari pengenalan bahan dan tips pembuatan kesemuanya berjalan lancar sehingga coklat leleh yang sudah dicampur dengan nasi aking yang sudah digoreng sudah siap dicetak lalu tunggu hingga mengeras.

“Besar harapan saya jika para Mahasiswa Unisma dapat membantu untuk mengawal kami sampai pada marketing atau promosi produk agar nantinya dapat dikenal secara lebih meluas,” kata Nirwana, seorang ibu rumah tangga yang juga memiliki usaha toko bahan kue. Permintaan tersebut ditampung dengan baik oleh para Mahasiswa KSM-T Unisma Malangyang selanjutnya akan didiskusikan lebih lanjut. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Sadatul Umami, Mahasiswa KSM Tematik Kelompok 68 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow