LPKIB UNISMA dan Rumah BUMN Kota Malang Bekali UMKM Strategi Pemasaran Berbasis AI

Program Catalys Business Incubator 2026 Batch 2 kembali diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inubator Bisnis (LPKIB) UNISMA

Juni 3, 2026 - 11:30
LPKIB UNISMA dan Rumah BUMN Kota Malang Bekali UMKM Strategi Pemasaran Berbasis AI

MALANG - Program Catalys Business Incubator 2026 Batch 2 kembali diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inubator Bisnis (LPKIB) UNISMA sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan pelaku usaha dalam menghadapi transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom ini berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh lebih 50 peserta yang terdiri atas peserta Catalyst Business Incubator 2026, dosen, masyarakat umum, serta tenant binaan LPKIB UNISMA.

Pelatihan menghadirkan pemateri utama, Ayrton Eduardo Aryaprabawa, S.S., selaku Founder & Director Crevolutionz dengan tema “Konten Menarik, Jualan Naik: Strategi Pemasaran Berkelanjutan Berbasis AI untuk Usaha Rintisan Naik Kelas.” Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemanfaatan AI dalam mendukung pemasaran digital yang efektif, efisien, dan berkelanjutan bagi UMKM di era modern.

Kepala Pusat Inkubator Bisnis LPKIB UNISMA, Ir. Brahmadhita Pratama Mahardhika, S.Pt., M.Si., IPP., dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh program pengembangan kewirausahaan yang dijalankan LPKIB UNISMA berlandaskan tiga prinsip utama, yakni etika bisnis berbasis nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah, penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), serta optimalisasi potensi sumber daya lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Ketiga prinsip tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan wirausaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu memberikan manfaat sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Ia berharap para tenant dan peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi sehingga mampu mengembangkan usahanya secara lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Pelaksanaan kegiatan ini turut berkolaborasi dengan Rumah BUMN Kota Malang sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM berbasis inovasi digital.

Kehadiran perwakilan Rumah BUMN Kota Malang menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas pelaku usaha agar semakin siap menghadapi tantangan ekonomi digital.

Saat ini, LPKIB UNISMA juga telah menjalin kolaborasi bersama Rumah BUMN Kota Malang, Rumah BUMN Sidoarjo, serta Rumah BUMN Bondowoso dalam mendukung pengembangan kewirausahaan, usaha rintisan, dan UMKM agar semakin berkembang, inovatif, serta memiliki daya saing yang kuat di tengah dinamika ekonomi digital. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pembinaan, pelatihan, pendampingan, dan penguatan jejaring bisnis bagi para tenant maupun pelaku usaha binaan.

Dalam sesi pemaparan materi, dijelaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, namun masih banyak yang belum memanfaatkan kanal digital secara optimal. Melalui pemanfaatan AI, pelaku usaha dapat menciptakan konten pemasaran secara lebih cepat, hemat biaya, dan profesional sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha. Ia juga menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam pemasaran digital berkelanjutan, yaitu konten yang menarik, peningkatan konversi penjualan, dan keberlanjutan sistem pemasaran.

Materi pelatihan turut membahas berbagai strategi praktis, seperti pemanfaatan AI untuk pembuatan caption, desain visual, video pendek, personalisasi pemasaran, hingga pembangunan sistem konten yang konsisten dan tidak melelahkan. Pendekatan ini dinilai sangat relevan dengan tantangan UMKM saat ini yang membutuhkan efisiensi kerja, namun tetap mampu menghasilkan pemasaran yang berdampak dan berkelanjutan

Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan sesi pendampingan dan praktik langsung. Pada sesi tersebut, peserta diajak untuk mencoba berbagai tools berbasis AI dalam menyusun strategi pemasaran, membuat konten promosi, mengoptimalkan media sosial, serta mengembangkan sistem pemasaran digital yang lebih efektif. Melalui pendampingan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan untuk mendukung pengembangan usaha masing-masing.

Program Pelatihan Catalys Business Incubator 2026 Batch 2 juga mendukung pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi dan kompetensi digital, SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas UMKM, serta SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam pengembangan usaha. Selain itu, program ini turut mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, LPKIB UNISMA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya wirausaha yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing. Diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan strategi pemasaran digital berbasis AI secara etis dan berkelanjutan sehingga tidak hanya meningkatkan performa usaha, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi masyarakat. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow