Listrik Seluruh Sumbar Kini 100 Persen Pulih, Semua Daerah Sudah Menyala Kembali
PLN UID Sumatera Barat memastikan pasokan listrik di 19 kabupaten/kota pulih 100 persen pascapemadaman masif akibat gangguan transmisi Muara Bungo-Sungai Rumbai.
PADANG - Kabar gembira datang bagi seluruh warga Sumatera Barat. Pasokan listrik di seluruh kabupaten dan kota resmi dinyatakan pulih total 100 persen sejak Minggu pagi (24/5/2026), menyusul pemadaman masif yang melanda hampir seluruh wilayah sejak Jumat malam (22/5) lalu akibat gangguan sistem transmisi yang berpusat di wilayah Jambi.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, memastikan seluruh gardu induk, jaringan transmisi, dan penyulang listrik di 19 kabupaten/kota sudah beroperasi normal dan menyalurkan tenaga listrik secara stabil ke ribuan pelanggan, mulai dari perkotaan hingga daerah terpencil dan perbatasan.
"Alhamdulillah, per hari ini pukul 05.07 WIB, seluruh sistem kelistrikan Sumatera Barat sudah kembali normal 100 persen. Tidak ada lagi daerah yang masih gelap atau menjalani pemadaman bergilir. Semua sudah menyala penuh dan aman," tegas Ajrun Karim di Padang.
Pemulihan berjalan bertahap sepanjang Sabtu kemarin. Awalnya baru 60 persen sistem yang hidup, lalu naik menjadi 85 persen pada sore hari, hingga akhirnya seluruh pembangkit termasuk PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin berhasil disinkronisasi penuh ke jaringan utama dini hari tadi .
Gangguan besar ini bermula Jumat malam sekitar pukul 18.40 WIB, saat gangguan pada saluran transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi memicu guncangan sistem, hingga mematikan pasokan listrik serentak ke Sumbar, Riau, Sumut, dan Aceh.
Warga pun bernapas lega. Pasalnya pemadaman kali ini sempat menimbulkan dampak serius, termasuk tragedi di Tanah Datar di mana dua remaja meninggal dunia dan satu lainnya kritis, diduga keracunan asap genset yang dinyalakan di ruang tertutup saat mati lampu tersebut.
PLN kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dan jangan pernah menyalakan genset di dalam ruangan, kamar, atau tempat tidur, meskipun listrik padam lagi di kemudian hari, guna mencegah musibah serupa terulang.
"Kami ucapkan terima kasih atas kesabaran warga. Kami juga turut berduka atas kejadian di Tanah Datar, dan sekali lagi mengimbau keselamatan penggunaan genset. Sekarang semua sudah menyala, mari kita jaga bersama," pungkas Ajrun. (*)
Apa Reaksi Anda?