Ledakan Petasan Maut Hancurkan Rumah di Ponorogo, Satu Meninggal Dunia

Ledakan hebat bersumber dari bahan petasan (mercon) menghancurkan sebuah rumah warga, meninggalkan duka mendalam dan kerusakan materiil yang masif.

Maret 1, 2026 - 23:30
Ledakan Petasan Maut Hancurkan Rumah di Ponorogo, Satu Meninggal Dunia

PONOROGO Keheningan sore di Dukuh Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman Kabupateen Ponorogo, mendadak berubah menjadi mencekam pada Minggu (1/3/2026).

Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari bahan petasan (mercon) menghancurkan sebuah rumah warga sekitar pukul 17.00 WIB, meninggalkan duka mendalam dan kerusakan materiil yang masif.

​Peristiwa tragis ini memakan dua korban jiwa. Satu orang atas nama Rifa dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang sangat parah. Sementara korban lainnya bernama Toni harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka berat.

​Suara dentuman yang menggelegar itu membuat warga di satu dukuh berhamburan keluar rumah karena panik.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi rumah sumber ledakan mengalami kerusakan yang sangat fatal, kerangka pun atap rontok.

​Kepala Desa Plosojenar, Sutrisno, membenarkan kejadian yang menggemparkan wilayahnya tersebut. Ia menyebutkan bahwa getaran ledakan terasa hingga radius yang cukup jauh.

​"Warga benar-benar kaget karena suaranya sangat keras. Saat dicek, rumah sudah dalam kondisi hancur. Kami sangat menyayangkan kejadian ini, apalagi sampai memakan korban jiwa dan luka berat," ujar Sutrisno saat ditemui di lokasi kejadian.

​Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa situasi sesaat setelah ledakan sangat kacau.

"Saya tak menduga kalau ledakan mercon, tapi kok sampai tanah bergetar. Pas saya lari keluar, asap tebal sudah membumbung dari rumah itu. Warga langsung berusaha menolong, tapi kondisi di dalam sudah berantakan," ungkapnya.

​Hingga berita ini diturunkan, area di sekitar lokasi kejadian telah dipasang garis polisi.

Tim Inafis dari Polres Ponorogo terpantau sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara intensif. Petugas menyisir tiap sudut reruntuhan untuk mencari sisa bahan kimia petasan serta menentukan penyebab pasti pemicu ledakan tersebut.

​Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak mendekat ke lokasi demi keamanan dan kelancaran proses investigasi lebih lanjut. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow