Konferwil III AMSI NTB Digelar, Perkuat Ekosistem Media di Era AI dan Disrupsi Digital
AMSI NTB menggelar Konferwil III sebagai forum memperkuat organisasi media siber, menghadapi tantangan AI, dan membangun ekosistem pers yang profesional di Nusa Tenggara Barat.
JAKARTA - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan disrupsi digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri media siber di Indonesia. Menjawab dinamika tersebut, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Nusa Tenggara Barat menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) III AMSI NTB di Aula Lantai 6 Bank NTB Syariah, Sabtu (25/7/2026).
Konferwil ini tidak hanya menjadi agenda reorganisasi kepengurusan, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan arah pengembangan perusahaan media siber di Nusa Tenggara Barat agar tetap profesional, independen, dan adaptif terhadap perubahan teknologi.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, dr. Akhsanul Khalik, serta dihadiri Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, Ketua Bawaslu NTB, perwakilan KPU NTB, pimpinan organisasi perusahaan pers, organisasi profesi jurnalis, akademisi, hingga pelaku industri media.
AI Menjadi Tantangan Baru Industri Media
Dalam sambutannya, Akhsanul Khalik menekankan pentingnya membangun ekosistem media yang sehat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan pers.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital, termasuk hadirnya AI, tidak boleh dipandang sebagai ancaman semata, melainkan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas jurnalisme.
"Kita harus bisa membangun ekosistem media yang baik. Media tidak hanya butuh gizi, tetapi juga bisa menjadi KDMP dan menjadi media pemersatu di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia menilai, di tengah banjir informasi digital, media profesional memiliki tanggung jawab menjaga kualitas informasi sehingga tetap menjadi rujukan publik dalam memperoleh berita yang akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Momentum Memperkuat Organisasi Media Siber
Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menyambut positif pelaksanaan Konferwil III AMSI NTB. Ia berharap forum tersebut melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin kuat dan berkontribusi terhadap perkembangan pers di daerah.
"Siapa pun yang nantinya dipercaya menjadi Ketua AMSI NTB, semoga mampu memberikan yang terbaik untuk organisasi dan kemajuan media di daerah ini," katanya.
Senada dengan itu, Koordinator Wilayah AMSI Bali-Nusa Tenggara Dr. I Nengah Muliartha mengapresiasi seluruh pengurus dan panitia yang telah mempersiapkan konferensi dengan baik.
Menurutnya, AMSI NTB memiliki potensi besar untuk terus berkembang menjadi organisasi perusahaan media yang semakin profesional di tengah transformasi industri pers.
"AMSI NTB harus bisa menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pengurus dan panitia yang telah menyiapkan konferwil ini dengan sangat baik," ujarnya.
Kolaborasi Hadapi Disrupsi Digital
Ketua Panitia Konferwil III AMSI NTB Hery Mahardika, MH menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, mitra, sponsor, dan tamu undangan yang telah mendukung terselenggaranya konferensi.
Ia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan Konferwil III merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki komitmen sama dalam memperkuat industri media siber di Nusa Tenggara Barat.
Lebih dari sekadar memilih kepengurusan baru, Konferwil III AMSI NTB menjadi ruang konsolidasi perusahaan media untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat jejaring kolaborasi, serta merumuskan strategi menghadapi tantangan bisnis media di era AI.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, AMSI NTB diharapkan mampu terus menjadi wadah perusahaan media siber yang profesional, independen, serta mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalisme berkualitas.(*)
Apa Reaksi Anda?