Kodim 0617 Majalengka Serahkan 122 Kendaraan Koperasi Merah Putih, Perkuat Akselerasi Ekonomi Desa
Pemkab Majalengka perkuat ekonomi desa lewat 122 kendaraan operasional Koperasi Merah Putih dan kualitas demokrasi lokal lewat hibah Rp3,67 miliar ke 8 parpol.
MAJALENGKA - Upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terus bergerak maju. Sebanyak 122 unit kendaraan operasional diserahkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program penguatan infrastruktur ekonomi kerakyatan yang tengah dikembangkan di berbagai wilayah.
Penyerahan kendaraan berlangsung di Aula Sindang Kamulyan Kodim 0617/Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kelurahan Tonjong, Rabu (3/6/2026). Momentum tersebut menjadi simbol kesiapan desa-desa di Majalengka untuk mempercepat aktivitas usaha koperasi yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.
Bantuan yang disalurkan pada tahap kedua ini terdiri dari 42 unit kendaraan truk dan 80 unit kendaraan cator yang akan digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan penyerahan dihadiri Komandan Kodim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, Kasdim Mayor Inf Sugianto, para perwira staf, Danramil, Babinsa pendamping, kepala desa dan lurah, ketua koperasi penerima bantuan, perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Majalengka, serta unsur PLN Kabupaten Majalengka.
Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menegaskan bahwa kendaraan operasional tersebut diberikan kepada koperasi yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan kelembagaan secara menyeluruh.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan aset produktif yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal demi keberlangsungan program ekonomi desa dalam jangka panjang.
"Apapun jenis dan mereknya, kendaraan ini diberikan untuk menunjang jalannya Koperasi Merah Putih. Setelah diterima, kendaraan harus dirawat dan dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang," ujar Fahmi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program Koperasi Merah Putih tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
Karena itu, Letkol Fahmi mengingatkan agar pengurus koperasi mengedepankan profesionalisme dalam memilih pegawai maupun pengelola koperasi sehingga mampu menjalankan usaha secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab.
"Koperasi harus dikelola oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan rasa tanggung jawab. Jangan sampai pengelola dipilih hanya berdasarkan kedekatan, tetapi harus benar-benar mampu menjalankan tugas dengan baik," tegasnya.
Kodim 0617/Majalengka, lanjut Letkol Fahmi, akan terus mengawal proses pembangunan dan pengembangan Koperasi Merah Putih hingga seluruh program yang direncanakan pemerintah dapat berjalan secara optimal di lapangan.
Pendistribusian kendaraan operasional ini merupakan bagian dari tahap kedua dan masih akan berlanjut pada gelombang berikutnya seiring proses pengiriman bantuan dari pemerintah pusat.
Dengan hadirnya armada operasional baru tersebut, aktivitas distribusi barang, layanan usaha koperasi, hingga mobilitas kegiatan ekonomi masyarakat desa diharapkan semakin efektif dan efisien.
Program Koperasi Merah Putih sendiri digagas sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis desa yang bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.
"Kehadiran kendaraan operasional menjadi salah satu dukungan strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha koperasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga," katanya.
Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, langkah penguatan sarana koperasi ini diharapkan mampu memperluas manfaat ekonomi, meningkatkan produktivitas usaha desa, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Majalengka. (*)
Apa Reaksi Anda?