Kelurahan Kranjingan Jember Dorong Warga Bangun Jiwa Wirausaha Hadapi Tantangan Zaman
Kelurahan Kranjingan, Jember, mendorong warga membangun jiwa kewirausahaan dan ekonomi mandiri melalui perubahan pola pikir dan penguatan mental usaha.
JEMBER -
Di tengah perkembangan zaman yang bergerak cepat, ketergantungan pada cara-cara konvensional dinilai tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan masa depan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kelurahan Kranjingan mengambil langkah strategis dengan mendorong transformasi ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor kewirausahaan.
Dalam agenda yang dihadiri warga dan pelaku usaha lokal pada Sabtu (23/5/2026), Lurah Kranjingan, Ica Ghea Hernawati, menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam melihat peluang usaha.
Menurutnya, berwirausaha saat ini memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar mencari keuntungan materi.
“Dunia berkembang dengan sangat cepat. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional untuk menghadapi masa depan. Berwirausaha bukan hanya tentang uang, tetapi juga pola pikir untuk menjadi mandiri, kreatif, dan berani menciptakan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” ujarnya.
Ica menjelaskan, kewirausahaan menjadi instrumen penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, baik di tingkat keluarga maupun lingkungan kelurahan. Ketika seseorang membangun usaha, dampak positifnya dinilai tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Ketika memutuskan untuk berwirausaha, kita tidak hanya membuka jalan rezeki untuk diri sendiri, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Ini menjadi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di sekitar kita,” katanya.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat agar lebih tangguh menghadapi ketidakpastian global.
Menempa Mental Tangguh
Ica mengakui perjalanan membangun usaha bukan hal mudah. Menurutnya, pelaku usaha akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari risiko kegagalan hingga ketidakpastian pasar.
Namun demikian, ia menegaskan mentalitas tangguh menjadi modal utama bagi seorang wirausaha.
“Usaha yang sukses justru lahir dan dibentuk dari proses perjuangan itu sendiri,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ica menyampaikan tiga pesan penting bagi warga yang ingin memulai usaha, yakni berani bangkit saat menghadapi kegagalan, mampu berinovasi sesuai kebutuhan pasar, serta memiliki konsistensi dan ketangguhan menghadapi dinamika ekonomi.
“Jangan rapuh dan mudah patah semangat ketika menghadapi kegagalan awal. Teruslah memperbarui ide, adaptif terhadap kebutuhan pasar, serta konsisten menghadapi ketidakpastian ekonomi,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, Kelurahan Kranjingan berharap dapat memantik semangat masyarakat untuk mulai membangun usaha mandiri dan memperkuat ekonomi lokal.
“Jangan takut bermimpi besar dan mengambil langkah pertama. Mari bersama-sama membangun ekonomi yang tangguh dan mandiri,” tutup Ica Ghea Hernawati.
Dengan komitmen tersebut, Kelurahan Kranjingan diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra kewirausahaan yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di Kabupaten Jember.(*)
Apa Reaksi Anda?