KBS Mulai Terapkan Pembayaran Parkir Non-Tunai

Pemkot Surabaya menerapkan sistem parkir digital di tempat wisata ikonik Kota Pahlawan, yakni Kebun Binatang Surabaya (KBS).

April 14, 2026 - 14:31
KBS Mulai Terapkan Pembayaran Parkir Non-Tunai

SURABAYA - Pemkot Surabaya terus memperluas jangkauan parkir digital untuk meningkatkan transparansi. Kali ini menyasar tempat wisata ikonik Kota Pahlawan, yakni Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) KBS, Muhammad Nahroni, menjelaskan penerapan sistem parkir digital di KBS telah dimulai sejak pertengahan Maret 2026 setelah melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

"Jadi di Kebun Binatang Surabaya (parkir digital) kita mulai tanggal 16 Maret 2026, sebelum event Lebaran (Hari Raya IdulFitri) itu dari teman-teman Dishub sudah koordinasi dengan kami," ujar Nahroni, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Ia menuturkan bahwa sebelum implementasi dilakukan, koordinasi intensif telah dilakukan mengingat sistem ini merupakan hal baru, baik bagi pengelola KBS maupun pengunjung. Meski demikian, pada tahap awal penerapan, sistem parkir digital berjalan lancar. 

Terkait tarif, Nahroni memastikan tidak ada perubahan dibanding sebelumnya, dengan tarif parkir sepeda motor sebesar Rp5.000 dan mobil Rp10.000 dengan sistem flat. Selain itu, sistem pembayaran non-tunai yang diterapkan cukup fleksibel karena dapat menggunakan berbagai metode pembayaran digital. 

"QRIS bisa, pakai e-money semua juga bisa di kami," ujarnya. 

Nahroni mengungkapkan respons pengunjung terhadap sistem parkir digital ini cenderung positif. Meski demikian, ia mengakui bahwa dalam kondisi ramai, transaksi menggunakan QRIS membutuhkan waktu lebih lama dibanding metode lain.

"Kita sudah koordinasi dengan teman-teman Dishub, ketika nanti pengunjung ramai, kita akan tambah alat sehingga kita gunting kayak di tol seperti itu. Secara implementasi tidak ada kendala," ucapnya. (*) 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow