Kawal Pendampingan Petani di Sumba Tengah, Polbangtan Malang Terjunkan Tim

Kawal Pendampingan Petani di Sumba Tengah, Polbangtan Malang Terjunkan Tim ... ...

Februari 27, 2023 - 18:30
Kawal Pendampingan Petani di Sumba Tengah, Polbangtan Malang Terjunkan Tim

TIMESINDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui berbagai terobosan programnya terus berupaya membangun kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mewujudkan percepatan penumbuhan dan penguatan petani muda dalam visi besar Indonesia maju.

Sesuai arahan program Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo(SYL), Kementan terus meningkatkan kualitas SDM pertanian dan membuat sektor pertanian menjadi lebih menarik serta menguntungkan. 

"Pertanian kita harus mandiri dan modern sehingga keluarga petani semakin sejahtera. Di samping itu, pertanian harus bisa menarik minat generasi muda sebagai profesi yang menjanjikan," kata SYL.

Kegiatan-Alumni-Mengabdi-2.jpg

Itu pula yang dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) untuk terus konsisten mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang profesional, mandiri, berdaya saing dan berjiwa wirausaha.

"Visi besarnya tentu mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern sebagaimana arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Presiden Joko Widodo," ujar Kepala BPPSDMP, Dedi Nurysamsi dalam berbagai kesempatan.

"Kekuatan utama pertanian Indonesia berada di pundak petani dan penyuluh. Maka program penguatan SDM pertanian Indonesia melalui pendampingan terhadap petani menjadi kunci utama dalam mewujudkan SDM pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing," ujarnya.

Untuk mewujudkan SDM pertanian yang professional, mandiri dan berdaya saing, Tim monitoring diterjunkan oleh Polbangtan Malang untuk memantau progres kegiatan Alumni Mengabdi di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sumba Tengah merupakan salah satu Kawasan Sentra Produksi Pangan yang ditetapkan oleh Kementan.

Sejumlah 30 alumni Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) disebar di 6 kecamatan Sumba Tengah untuk melakukan pendampingan terhadap petani sejak bulan September 2022. Enam kecamatan tersebut meliputi 13 desa yaitu Makata Keri, Dewa Jara, Umbu Riri, Tanamodu, Wailawa, Wendewa Timur, Manuwolu, Anajiaka, Umbu Jodu, Umbu Pabal Selatan, Padira Tana, Mbilur Pangadu, dan Bolu Bokat.

Kegiatan pendampingan petani yang diberi nama Alumni Mengabdi ini merupakan kerjasama antara Polbangtan Malang dengan pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dengan menerjunkan sejumlah alumni Polbangtan Malang untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan memecahkan permasalahan yang dihadapi para petani di Sumba Tengah.

Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan alumni mengabdi ini Polbangtan Malang menerjunkan 2 dosennya yaitu Siswoyo dan Wahyu Windari untuk melakukan monitoring kegiatan pada tanggal 20 - 23 Februari 2023.

Siswoyo menjelaskan, pendampingan oleh alumni Polbangtan Malang terhadap para petani di Sumba Tengah ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan mulai dari agro input, budidaya sampai dengan pemasaran dan memecahkannya bersama-sama.

Indikator keberhasilan pendampingan ini dapat dilihat dari bagaimana respons petani terhadap alumni, partisipasi petani terhadap pendampingan, tingkat kemandirian petani, tingkat pertumbuhan ekonomi petani dan tingkat pertumbuhan kelembagaan petani.

"Pendampingan ini merupakan cara untuk meningkatkan kapasitas petani dan kelembagaan petani di Sumba Tengah" ujarnya.

"Kami mendapat respon positif dari pemerintah setempat dan para penyuluh pertanian yang sangat mengapresiasi kinerja para alumni dalam melakukan pendampingan terhadap petani" kata Wahyu Windari, dosen Polbangtan Malang

Kepala Dinas Pertanian Sumba Tengah, Umbu K. Pari menyampaikan ada beberapa permasalahan yang harus dipecahkan bersama. Salah satunya meningkatkan kapasitas SDM petani di Sumba TengahTengah. Oleh karena itu dia menyambut gembira dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Alumni Mengabdi ini.

"Dengan hadirnya alumni Polbangtan Malang kami meyakini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi pembangunan pertanian di Sumba Tengah," ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow