Kapal Kayu Kembali Tabrak Masjid Terapung Loktuan, Takmir Desak Pemasangan Pembatas

Kapal kayu kembali menabrak Masjid Terapung Loktuan. Meski tanpa kerusakan berarti, takmir mendesak pembangunan pembatas atau jogging track demi keamanan bangunan masjid.

Juli 6, 2026 - 21:54
Kapal Kayu Kembali Tabrak Masjid Terapung Loktuan, Takmir Desak Pemasangan Pembatas

BONTANG -
Insiden kapal menabrak masjid terapung Darul irsyad Al Muhajirin Kelurahan Loktuan kembali terjadi. Kejadian terjadi pada Senin (6/7/2026).

Kali ini kapal berbahan kayu jenis kapal barang itu menabrak sisi kiri masjid. Sama dengan kejadian sebelumnya dalam setengah tahun terakhir.

Tepat pada pukul 07.15 Kapal bernama “Sibolangit Indah Tiga” tersebut sedang mundur mencari posisi parkir tambat kapal dipelabuhan Loktuan. Namun sisi kanan kapal bersinggungan dengan sisi depan kiri masjid yang menjadi ikon religi masyarakat Bontang itu.

Tak lama dari insiden tersebut. Kapal melakukan tindakan manual dengan cara mendorong hingga terlepas dari gesekan kapal dan masjid. Hingga berita ini tayang tidak ada catatan atas kerusakan berarti dari pihak kapal atau pun dari struktur Masjid.

“Tidak ada kerusakan yang berarti,” ujar Wakil Ketua Tamir Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin Ahmad Hasanuddin.

Namun, Ahmad Hasanuddin mengungkapkan kejadian serupa acapkali terjadi. Ia meminta pihak pelabuhan untuk memberikan peringatan dini kepada awak kapal agar berhati hati jika memasuki pelabuhan yang ada disekitar masjid.

“Kebetulan airnya surut jadi tidak menabrak sisi atas kapal. Jadi tidak terlalu besar benturan yang ada. Hanya gesekan. Tapi ini patut jadi perhatian semua pihak dipelabuhan dan pihak kapal,”ujarnya kepada TIMES Indonesia.

Pria berkacamata ini juga berharap agar pemerintah Kota Bontang mempercepat proses pembangunan pembatas atau joging track yang membantu keamanan bangunan masjid dari benturan kapal.

“Mohon supaya pihak pemerintah untuk segera membuat pembatas atau jogging track yang mengelilingi masjid supaya hal yang sama tidak terulang lagi. Untuk tahun ini sudah 2 kapal yang larut sampai dinding masjid penyot dan sempat bergetar masjid sewaktu di tabrak,”jelas Ahmad. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow