Jelang Lebaran 2026, Wabup dan Kapolres Majalengka Tinjau Pasar Tradisional

Pemkab Majalengka memastikan harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan dan stok aman hingga lebaran.

Maret 13, 2026 - 18:30
Jelang Lebaran 2026, Wabup dan Kapolres Majalengka Tinjau Pasar Tradisional

MAJALENGKA Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) bersama Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhammad Ramdhan serta Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi meninjau Pasar Kadipaten, pada Jumat (13/3/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan kepolisian untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang Lebaran.

Wakil Bupati Majalengka, Dena M Ramdhan, didampingi Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi mengatakan pihaknya langsung berdialog dengan pedagang serta tim pemantau harga untuk memastikan kondisi pasar.

"Alhamdulillah tadi kami sudah sidak ke beberapa lapak, menanyakan harga cabai, daging ayam, daging sapi, hingga telur. Setelah berbincang dengan tim ahli, harga-harga masih berada di ambang batas normal," ujar Dena saat ditemui di pasar.

Menurutnya, fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan memang menjadi fenomena yang lazim terjadi. Namun sejauh ini, kenaikan harga di pasar tradisional Majalengka masih dinilai wajar dan terkendali.

Kenaikan Harga Masih dalam Batas Wajar

Wabup Dena menjelaskan, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, namun angka tersebut masih masuk dalam batas toleransi yang telah ditetapkan pemerintah.

"Memang ada kenaikan sedikit. Tapi itu masih dalam batas normal yang sudah disiapkan oleh pemerintah," kata Wabup Dena yang juga diamini Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi.

Ia juga mencontohkan harga telur yang sempat menyentuh Rp32 ribu per kilogram, kini kembali turun menjadi sekitar Rp31 ribu. Hal ini menandakan distribusi dan pasokan pangan di Majalengka masih berjalan baik.

"Telur tadi alhamdulillah turun dari Rp32 ribu menjadi Rp31 ribu. Artinya suplai di Kabupaten Majalengka masih aman," tambahnya.

Stok Pangan Dipastikan Aman

Selain memantau harga, Wabup Dena dan Kapolres Majalengka juga memastikan ketersediaan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Majalengka pada menjelang Lebaran 2026 ini.

Berdasarkan hasil koordinasi antara pemerintah daerah dan kepolisian, stok kebutuhan pokok dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk stok tadi saya bersama Ibu Kapolres juga menanyakan. Alhamdulillah tidak ada masalah, stok masih aman,"  jelas Dena M Ramdhan.

Ia menambahkan, kenaikan harga yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idul Fitri, bukan karena kelangkaan barang.

Pemkab Majalengka Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi

Untuk menjaga stabilitas harga pangan, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan melakukan monitoring inflasi secara rutin setiap pekan.

"Kami rutin melakukan rapat setiap hari Senin untuk membahas perkembangan inflasi dan harga bahan pokok," kata Wabup Dena.

Selain itu, pemerintah juga akan menggelar berbagai program intervensi pasar, seperti Gerakan Pangan Murah maupun pasar murah di beberapa wilayah.

Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah kegiatan Gerakan Pangan Murah di wilayah Kertajati. Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Komitmen Jaga Stabilitas Pangan Jelang Lebaran

Sidak Satgas Pangan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama kepolisian dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Lebaran.

Dengan pemantauan langsung di pasar tradisional, ia berharap dapat mencegah praktik penimbunan, spekulasi harga, serta memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar.

Melalui langkah ini, masyarakat Kabupaten Majalengka diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026 dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow