Implementasi Kerja Sama RI–Malaysia, UWG Malang Gelar Seminar Internasional Bahas Material Konstruksi Masa Depan
Universitas Widya Gama (UWG) Malang kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional melalui penyelenggaraan International Seminar Hybrid
MALANG - Universitas Widya Gama (UWG) Malang kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional melalui penyelenggaraan International Seminar Hybrid bertema 'Innovative Sustainable Construction Materials for Future Infrastructure: Smart, Green, and Resilient Materials' yang digelar di Auditorium Kampus 3 UWG Malang, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik UWG Malang ini menjadi forum akademik internasional yang mempertemukan para pakar teknik sipil dari Indonesia dan Malaysia untuk membahas inovasi material konstruksi berkelanjutan yang menjadi kebutuhan utama pembangunan infrastruktur masa depan.
Seminar menghadirkan tiga narasumber, yaitu Assoc. Prof. Dr. Ir. Candra Aditya, S.T., M.T., Dekan Fakultas Teknik UWG Malang, Prof. Madya Dr. Andri Kusbiantoro dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), serta Assoc. Prof. Dr. Ir. Rosyid Kholilur Rohman, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. dari Universitas Merdeka Madiun.
Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UWG Malang serta dosen dan mahasiswa UTHM Malaysia. Suasana seminar berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari peserta yang mengikuti diskusi mengenai perkembangan teknologi material konstruksi modern.
Hadir dalam seremoni pembukaan antara lain Wakil Rektor II UWG Malang sekaligus dosen Teknik Sipil, Assoc. Prof. Dr. Ir. Riman, M.T., IPU., ASEAN Eng., Kaprodi Teknik Sipil UWG Malang, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kepala Biro Administrasi Umum, seluruh dosen, serta mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik UWG Malang.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UWG Malang, Assoc. Prof. Dr. Ir. Candra Aditya, S.T., M.T., menegaskan bahwa seminar internasional ini merupakan implementasi nyata dari kerja sama akademik yang telah terjalin antara UWG Malang dan UTHM Malaysia.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Program Studi Teknik Sipil UWG Malang ke UTHM Pagoh beberapa waktu lalu. Hasil kunjungan tersebut kami implementasikan melalui penyelenggaraan Seminar Internasional hari ini yang juga berkolaborasi dengan Universitas Merdeka Madiun. Ini merupakan bentuk nyata implementasi Implementation Agreement (IA) yang telah ditandatangani antara Fakultas Teknik UWG Malang dan Faculty of Engineering Technology UTHM,” ujarnya.
Menurut Candra Aditya, kolaborasi internasional semacam ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membuka peluang penelitian bersama yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi konstruksi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tema yang diangkat dalam seminar merupakan isu yang sedang menjadi perhatian dunia seiring meningkatnya tuntutan pembangunan berkelanjutan.
“Tema yang kami angkat merupakan isu yang sedang menjadi perhatian global. Pengembangan material konstruksi yang cerdas (smart materials), ramah lingkungan (green materials), dan tangguh (resilient materials) menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur masa depan yang berkelanjutan. Seminar ini diharapkan menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, pengalaman riset, serta penguatan kolaborasi internasional antara Indonesia dan Malaysia,” tambahnya.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber membahas berbagai inovasi terkini terkait material konstruksi, mulai dari pemanfaatan material ramah lingkungan, teknologi pengganti semen yang lebih berkelanjutan, hingga pengembangan material pintar yang mampu meningkatkan ketahanan dan efisiensi infrastruktur modern.
Kehadiran akademisi dari UTHM Malaysia dan Universitas Merdeka Madiun semakin memperkuat posisi UWG Malang sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring internasional dan mendorong kolaborasi lintas negara dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui seminar internasional ini, Fakultas Teknik UWG Malang tidak hanya memperkuat implementasi kerja sama global, tetapi juga menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu teknik sipil yang adaptif terhadap tantangan pembangunan masa depan. (*)
Apa Reaksi Anda?