Idul Adha 1447 H, Sapi Kurban 1,1 Ton Presiden Prabowo Disembelih di Lamongan
Momentum Idul Adha 1447 H membawa berkah bagi warga Mantup, Lamongan, setelah wilayah mereka terpilih sebagai lokasi penyembelihan sapi kurban seberat 1,1 ton dari Presiden RI Prabowo Subianto.
LAMONGAN - Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah menjadi berkah tersendiri bagi warga Dusun Beludsarirejo, Desa Mojosari, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Pada tahun ini, wilayah tersebut dipilih sebagai lokasi penyembelihan bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sapi berjenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 1,1 ton tersebut disembelih di halaman Masjid An Nahdliyin, Dusun Beludsarirejo. Kehadiran hewan kurban raksasa dengan tinggi badan 155 sentimeter dan berusia 2,5 tahun ini menarik perhatian sekaligus membawa kegembiraan bagi warga setempat.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengonfirmasi bahwa penyerahan sapi kurban dari Kepala Negara ini merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat yang sekaligus menegaskan potensi besar sektor peternakan di Lamongan. Sapi jumbo tersebut diketahui merupakan produk unggulan peternakan lokal dari Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan.
"Alhamdulillah, kalau dilihat Dusun Beludsarirejo ini adalah center-nya desa di Kecamatan Mantup. Kami pilih di sini dengan harapan bahwa ini nanti akan bisa memberikan manfaat dan kemaslahatan pada masyarakat di sekitarnya sekaligus," ujar Pak Yes, Rabu (27/5/2026).
Pemantik Program Strategis Nasional di Desa
Pak Yes menegaskan, momentum sakral Idul Adha tidak sekadar ritual ibadah, tetapi juga menjadi pemantik semangat gotong royong warga. Ia juga mengajak masyarakat Lamongan untuk menyatukan langkah dalam mensukseskan berbagai program strategis nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa program prioritas yang disoroti Pak Yes antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG merupakan upaya masif pemerintah untuk pemenuhan gizi masyarakat dan menekan angka stunting.
Selain itu, Layanan Cek Kesehatan Gratis juga program strategis dari Presiden Prabowo sebagai bentuk fasilitas deteksi dini kesehatan yang menyasar masyarakat hingga tingkat akar rumput. Serta Koperasi Desa Merah Putih sebagai program penguatan ekonomi berbasis pedesaan untuk kesejahteraan warga.
"Kami menitipkan pada masyarakat program-program Pak Prabowo, khususnya dalam rangka untuk pemenuhan gizi masyarakat, entah MBG, cek kesehatan gratis, koperasi desa merah putih. Supaya masyarakat mendukung karena ini dimaksudkan untuk kekuatan ekonomi dan kesehatan masyarakat di desa," tuturnya.
Esensi Kurban dan Penguatan Ekonomi Lokal
Lebih lanjut, Pak Yes menambahkan bahwa esensi dari ibadah kurban sesungguhnya adalah wujud nyata dari ketaatan, keimanan, pengabdian, serta keikhlasan yang tulus sebagaimana disyariatkan melalui keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Melalui momentum ini, Pemkab Lamongan berharap nilai-nilai kebaikan dan kesalehan sosial dapat terus tumbuh subur di tengah masyarakat.
Terpilihnya sapi lokal Lamongan sebagai kurban Presiden, menurut Pak Yes, menjadi bukti konkret bahwa kualitas peternakan di Kota Soto memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional. "Kami berharap hal ini mampu mendongkrak roda perekonomian para peternak daerah," ucap Pak Yes. (*)
Apa Reaksi Anda?