Heboh! Bangunan Sekolah Rusak vs Dapur MBG, Ini Respon Disdik Majalengka

Sorotan kondisi ruang kelas rusak di SDN II Gandawesi Majalengka direspons positif: sekolah dan pemerintah daerah–pusat berkolaborasi mempercepat perbaikan sarana pendidikan tahun 2026.

April 13, 2026 - 20:30
Heboh! Bangunan Sekolah Rusak vs Dapur MBG, Ini Respon Disdik Majalengka

MAJALENGKA - Sorotan publik terhadap kondisi bangunan SDN II Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, yang viral di media sosial, menghadirkan potret kontras antara ruang kelas yang rusak dengan keberadaan dapur MBG yang tampak baru dan representatif di sekitarnya. 

Fenomena ini memicu perhatian luas dari masyarakat hingga pemerintah. Dalam lanskap visual yang mencolok, ruang-ruang kelas yang mengalami kerusakan terlihat berdampingan dengan fasilitas dapur yang lebih modern. Namun, pihak sekolah memilih merespons situasi tersebut dengan sudut pandang konstruktif.

Kepala SDN II Gandawesi Nina Sophia menegaskan bahwa pihaknya tetap fokus pada proses perbaikan yang telah berjalan. Ia mengajak publik untuk melihat kondisi tersebut secara proporsional, bukan sekadar perbandingan visual semata.

"Saya memilih melihat sisi positifnya. Perbedaan itu menjadi terlihat mencolok karena berdampingan dengan bangunan yang lebih baru," ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ia mengungkapkan, pengajuan perbaikan ruang kelas sebenarnya telah dilakukan sebelum dirinya resmi menjabat pada 9 Maret 2026. Proses tersebut kini telah mendapatkan respons dari Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Bahkan, sebelum memasuki masa libur Lebaran, tim dari Dinas Pendidikan telah turun langsung melakukan pengukuran terhadap tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan sebagai bagian dari tahapan teknis perbaikan.

"Perhatian dari dinas sudah ada, tinggal menunggu tindak lanjutnya. Proses ini memang sudah berjalan sejak sebelumnya," jelasnya.

Tak hanya dari pemerintah daerah, perhatian juga datang dari pemerintah pusat. Pihak sekolah mengonfirmasi telah dihubungi oleh tim dari Kementerian Pendidikan yang dijadwalkan akan melakukan verifikasi lapangan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, memastikan bahwa SDN II Gandawesi telah masuk dalam program prioritas perbaikan pada tahun 2026.

Ia menegaskan, langkah proaktif terus dilakukan melalui strategi jemput bola ke pemerintah pusat guna mempercepat peningkatan kualitas sarana pendidikan di Majalengka.

"Kami terus melakukan upaya jemput bola ke pemerintah pusat demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka agar 'Langkung SAE', ungkapnya.

Lebih lanjut, Disdik Majalengka juga memperoleh dukungan program dari pemerintah pusat berupa revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

"Alhamdulillah, kami mendapatkan program revitalisasi sekolah serta bantuan presiden. Ini merupakan langkah konkret dari Bapak Bupati dalam meningkatkan sarana pendidikan," tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan proses perbaikan infrastruktur pendidikan, khususnya di SDN II Gandawesi, dapat segera terealisasi. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, layak, dan mendukung kualitas pendidikan di Kabupaten Majalengka. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow