GMNI Jatim Jadikan Ziarah Bung Karno Momentum Perkuat Ideologi Kader
DPD GMNI Jawa Timur menggelar Ziarah Kebangsaan ke Makam Bung Karno di Kota Blitar sebagai momentum memperkuat ideologi Marhaenisme para kader.
PACITAN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur menjadikan Ziarah Kebangsaan ke Makam Bung Karno sebagai momentum memperkuat ideologi dan semangat perjuangan kader.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno dan Haul Bung Karno 2026 itu digelar di Kota Blitar, Sabtu (27/6/2026).
Ziarah diikuti jajaran pengurus DPD GMNI Jawa Timur, pengurus cabang, serta ratusan kader dari berbagai daerah di Jawa Timur. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan tabur bunga di pusara Bung Karno, kemudian refleksi kebangsaan.
Ketua DPD GMNI Jawa Timur, Hendra Prayogi, mengatakan ziarah bukan sekadar agenda rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Bung Karno.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi kader untuk memperteguh komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan Bung Karno di tengah berbagai tantangan bangsa.
"Ziarah Kebangsaan ini bukan hanya untuk mengenang sosok Bung Karno, tetapi juga menjadi momentum meneguhkan kembali tekad perjuangan kita sebagai kader GMNI. Semangat nasionalisme, keberanian dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, serta nilai-nilai Marhaenisme harus terus hidup dalam setiap gerak langkah kader di mana pun berada," ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Hendra menilai Bulan Bung Karno harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengevaluasi arah perjuangan organisasi sekaligus mengingat kembali akar sejarah yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.
Ia menegaskan, GMNI sebagai organisasi kader ideologis memiliki tanggung jawab menjaga, merawat, dan mengaktualisasikan ajaran Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, kader tidak hanya dituntut memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga kepekaan sosial serta keberanian hadir di tengah persoalan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menambah spirit nasionalisme dan semangat perjuangan kader GMNI Jawa Timur selaku kaum Marhaen. Bung Karno telah mewariskan nilai-nilai perjuangan yang tidak boleh berhenti pada romantisme sejarah, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," katanya.
Bagi GMNI, ziarah ke Makam Bung Karno merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali semangat perjuangan dan memperkuat keberpihakan terhadap kaum Marhaen sebagaimana cita-cita yang diwariskan Bung Karno.
Selain menjadi ruang refleksi ideologis, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarkader GMNI se-Jawa Timur. Soliditas organisasi dinilai menjadi modal penting dalam mengawal nilai-nilai kebangsaan sekaligus melanjutkan cita-cita perjuangan Bung Karno.
Melalui rangkaian Bulan Bung Karno, DPD GMNI Jawa Timur berharap lahir kader-kader yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan komitmen mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara dengan menjadikan pemikiran Bung Karno sebagai pijakan dalam setiap gerakan organisasi. (*)
Apa Reaksi Anda?