Gandeng PT Petrokimia Gresik, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Pastikan Kompetensi Kelulusan Standar Industri
Menggandeng PT. Petrokimia Gresik sebagai penguji eksternal, Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Malang resmi menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK)
KEPANJEN Menggandeng PT. Petrokimia Gresik sebagai penguji eksternal, Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Malang resmi menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2025/2026.
Agenda tahunan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (7/3/2026) bertempat di Laboratorium Kimia Dasar sejak pukul 07.00 – 17.00 WIB, meski di tengah bulan Ramadhan semangat dan optimisme siswa begitu nampak penuh harap dengan target ketuntasan capaian kompetensi yang telah di tempuh selama belajar 3 Tahun di sekolah, sehingga kompetensi siswa lebih terukur dan terstandarisasi industri menyongsong persaingan kompetitif.
Pelaksanaan UKK di Teknik Kimia Industri menggunakan pola UKK mandiri antara sekolah dan mitra dunia industri dengan instrumen UKK yang disusun oleh Pemerintah Pusat. Sehingga di Teknik Kimia Industri menggunakan Paket soal 1, soal 2, dan soal 4 yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa dimana materinya terdiri dari pengoperasian peralatan ekstraksi dan distilasi bahan alam dari kemiri, pengoperasian evaporator pada larutan gula, serta pengoperasian dry blending dalam pembuatan tepung bumbu. Setiap siswa mendapatkan satu soal praktik yang harus dikerjakan secara mandiri sesuai dengan prosedur kerja yang telah ditentukan, mulai dari persiapan alat dan bahan, pelaksanaan proses, hingga pengamatan hasil.
Selain penguji dari internal sekolah, kehadiran Ismail Hasan Saputra, yang merupakan Koordinator Staf Uji Bahan Masuk (Quality Assurane) dari PT Petrokimia Gresik turut memastikan bahwa proses penilaian kompetensi siswa telah sesuai dengan standar kerja di dunia industri. PT Petrokimia Gresik yang merupakan anak perusahaan dari BUMN yang bergerak di bidang industri kimia.
Hadirnya PT Petrokimia Gresik sebagai tindak lanjut kerjasama yang dimulai dengan sinkronisasi kurikulum di Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen pada bulan November tahun lalu. Dari materi pembelajaran yang sudah sinkron dan selaras dengan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan Petrokimia Gresik ditambah dengan kegiatan UKK yang juga diuji oleh mereka menghasilkan kualitas lulusan berdaya saing, muara akhirnya meningkatkan penyerapan kerja lulusan.
“Kualitas kompetensi siswa kelas XII Teknik Kimia Industri saya rasa cukup siap dan sudah mulai terlihat beberapa siswa yang kompeten, meski masih ada satu siswa yang belum begitu terlihat, sehingga untuk memastikan kompetensinya mereka, maka selain mengerjakan soal praktik juga saya selami kemampuan analitisnya melalui wawancara tiap siswa”, ujar Ismail Hasan Saputra, Quality Assurance PT Petrokimia Gresik.
Kesiapan siswa Teknik Kimia Industri menghadapi UKK sangat dipengaruhi oleh dukungan fasilitas praktik yang sangat memadai dan mengikuti perkembangan teknologi, khususnya di bidang industri kimia selain itu kompetensi guru pengajar juga sudah diselaraskan kompetensi praktiknya mengikuti kebutuhan industri. Harapannya, selain validasi keterampilan siswa mengoperasikan instrumen kimia, pemahaman alur proses, pengendalian mutu, dan penegakkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja, juga pengukuran sikap kerja (soft skills). (*)
Apa Reaksi Anda?