Gandeng Australia, FIA UB Perluas Kerja Sama Internasional

Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya memperluas kerja sama internasional dengan membuka program Joint Degree/Double Degree untuk mahasiswa Magister Administrasi Publik (MAB).

Maret 12, 2026 - 23:00
Gandeng Australia, FIA UB Perluas Kerja Sama Internasional

MALANG Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya memperluas kerja sama internasional dengan membuka program Joint Degree/Double Degree untuk mahasiswa Magister Administrasi Publik (MAB). Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis (12/3/2026). 

Program tersebut mencakup tiga universitas yaitu Master of International Community Development di Victoria University (Australia), Graduate School of Asia Pacific Study di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) Jepang, dan National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS) di Tokyo. 

Dekan FIA UB, Prof. Dr. Hamidah Nayati Utami, S. Sos.,M.Si., menjelaskan bahwa program yang sudah berjalan sejak 2007 ini sudah menggandeng enam mitra Jepang, salah satunya adalah Tohoku University. 

“Pada periode 2007-2022, fakultas sudah menjalin kerja sama dengan 6 Universitas di Jepang,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (12/3/2026). 

CDN Image

Untuk tahun ini, sudah terdapat 7 mahasiswa Magister Administrasi Publik yang mengikuti program double degree dan dijadwalkan akan berangkat pada September 2026. 

Skema program ini, lanjut dia, yaitu mahasiswa mengenyam pendidikan selama satu tahun di MAB UB, kemudian satu tahun berikutnya di Universitas mitra. Mahasiswa juga dibebaskan dalam memilih kampus tujuan studi yang sudah menjadi mitra UB. 

Selanjutnya untuk Victoria University, Prof. Hamidah menambahkan kerja sama masih dalam program S-2 saja. Nantinya, akan dibuka program untuk S-1 dengan skema dua tahun belajar di FIA UB dan dua tahun kemudian belajar di Victoria University. Saat ini, sudah ada mahasiswa S-2 yang sedang belajar di Malang dan dilanjutkan semester depan untuk belajar di Australia. 

Selain dengan Jepang dan Australia, FIA UB juga memperluas jaringan kerjasamanya dengan perguruan tinggi di Thailand yaitu Burapha University dan Prince of Songkla University yang telah berlangsung selama 2010 - 2015.

“Di Thailand kami kerjasama untuk program S-2 dan S-3,” ujarnya.

Sebagai informasi, program ini berdasarkan pada Surat Keputusan Rektor nomor 263 Tahun 2026 dan dapat digunakan oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat penyetaraan ijazah. 

Dalam pelaksanaannya, program Joint Degree/Double Degree juga didukung oleh beasiswa Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) yang bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency dan Australian Awards. 

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Administrasi Bisnis FIA UB, Prof. Andriani Kusumawati menjelaskan dengan mengikuti program ini, mahasiswa akan mendapatkan beberapa benefit yang tidak didapatkan oleh mahasiswa pada umumnya.

Dia menguraikan, di antaranya dari segi keilmuan, wawasan mahasiswa akan lebih luas, pengalaman belajar budaya dan bahasa luar negeri, dan yang terpenting dapat meningkatkan kompetensi dalam pasar kerja global. 

“Nilai jual lulusan yang pernah belajar di luar negeri tentunya menjadi poin plus tersendiri,” ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow