Gabungkan Potensi Alam dan Program Kerja, Bupati Fawait Ingin Jember jadi Miniatur Indonesia
Bupati Jember Muhammad Fawait berkomitmen mengintegrasikan kekayaan alam yang melimpah dengan layanan publik berstandar internasional, sekaligus menciptakan ekosistem hunian dan investasi paling menja
JEMBER - Bupati Jember Muhammad Fawait berkomitmen mengintegrasikan kekayaan alam yang melimpah dengan layanan publik berstandar internasional, sekaligus menciptakan ekosistem hunian dan investasi paling menjanjikan di Jember.
Salah satu gebrakan utama yang menjadi tonggak kepemimpinan Fawait adalah program Universal Health Coverage (UHC).
Mulai tahun 2025, seluruh warga Jember secara resmi dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis hanya dengan menunjukkan KTP Jember.
"Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Jember yang takut sakit karena biaya. Keadilan sosial dimulai dari kesehatan yang terjamin," ujar Fawait, Kamis (9/4/2026).
Jember kini memiliki infrastruktur medis yang sangat kompetitif, di antaranya:
• RSUD dr. Soebandi: Menjadi rumah sakit rujukan utama bagi tujuh kabupaten/kota di sekitarnya. Baru-baru ini, rumah sakit ini sukses mengembangkan terapi stem cell mutakhir.
• RS Siloam Jember: Rumah sakit swasta dengan standar internasional pertama di wilayah Tapal Kuda.
• RSUD Kalisat & RSUD Balung: Dua pilar kesehatan yang menjaga aksesibilitas layanan di sisi utara dan selatan Jember.
Fawait juga mengonfirmasi bahwa dua rumah sakit swasta berjejaring nasional lainnya akan segera hadir, memperkuat posisi Jember sebagai pusat medis (medical hub) di Jawa Timur.
Di luar kemajuan infrastruktur, Jember menawarkan keasrian pegunungan dengan perkebunan teh yang hijau hingga garis pantai selatan yang eksotis seperti Pantai Tanjung Papuma dan Payangan.
"Jember bukan sekadar tempat untuk dikunjungi, tapi tempat untuk pulang. Kita punya udara yang bersih, pemandangan yang indah, dan masyarakat yang ramah. Ini adalah paket lengkap bagi investor maupun warga yang ingin mencari kualitas hidup lebih baik," tambah Fawait.
Fawait menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Jember harus inklusif.
Pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik dioptimalkan untuk mendukung sektor UMKM dan pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah.
"Dengan posisi geografis yang strategis dan dukungan bandara serta akses kereta api yang terus dikembangkan, Jember siap menjadi pemain utama dalam peta ekonomi nasional," ungkapnya.
Kabupaten Jember adalah salah satu wilayah paling dinamis di Jawa Timur.
Dikenal dengan julukan "Kota Cerutu" dan "Kota Mode" melalui Jember Fashion Carnaval (JFC), Jember bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan, pendidikan, dan pariwisata yang modern tanpa meninggalkan akar budayanya yang religius dan nasionalis. (*)
Apa Reaksi Anda?