FKH UB Gelar Program Internasional “BISMA 2026: Vet Beyond Borders”
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Malang (FKH UB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring internasional
MALANG - Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Malang (FKH UB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring internasional melalui penyelenggaraan program student inbound bertajuk “BISMA 2026: Vet Beyond Borders – Labs, Wildlife, and Global Learning at FVM Universitas Brawijaya” yang berlangsung pada 12–19 April 2026.
Program ini menghadirkan 15 mahasiswa internasional dari berbagai negara, yaitu Jepang (Azabu University), Filipina (Mariano Marcos State University), Vietnam (Nong Lam University), serta peserta daring dari Filipina (Tarlac Agricultural University). Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran akademik sekaligus penguatan kompetensi global bagi mahasiswa kedokteran hewan melalui pendekatan pembelajaran berbasis laboratorium, praktik lapang, dan eksplorasi satwa liar.
Ketua International Relations Office (IRO) FKH UB, drh. Aprilia Rizky Riadini, M.Sc., menyampaikan bahwa program BISMA dirancang sebagai ruang kolaboratif lintas negara yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan soft skills dan pemahaman lintas budaya.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada mahasiswa internasional, mulai dari kegiatan laboratorium hingga kunjungan lapang, sekaligus membangun jejaring global dalam bidang kedokteran hewan,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKH UB, drh. Dyah Ayu Oktavianie AP, M.Biotech., AP.Vet, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global di bidang kesehatan hewan dan konsep One Health.
“Isu kesehatan hewan saat ini tidak lagi bersifat lokal, melainkan global. Oleh karena itu, kolaborasi lintas negara seperti dalam program BISMA ini menjadi sangat penting untuk mempersiapkan calon dokter hewan yang adaptif, kompeten, dan berwawasan internasional,” ungkapnya.
Selama satu pekan pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan akademik yang mencakup bidang anatomi veteriner, kesehatan masyarakat veteriner, parasitologi, penyakit dalam, biokimia, mikrobiologi, bedah, hingga embriologi. Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan lapang ke Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari untuk mempelajari teknologi reproduksi ternak, serta mengikuti kegiatan pembelajaran di Taman Safari Indonesia II Prigen yang berfokus pada konservasi satwa liar.
Tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, peserta juga diajak untuk mengenal budaya lokal serta membangun interaksi dengan mahasiswa FKH UB yang berperan sebagai student companion.
Sebagai luaran kegiatan, peserta diwajibkan menyusun laporan akhir dan mempresentasikan hasil pembelajaran mereka, serta membuat dokumentasi video sebagai refleksi pengalaman selama mengikuti program.
Melalui program BISMA 2026 ini, FKH UB berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan kedokteran hewan yang berdaya saing global, serta menjadi jembatan kolaborasi internasional dalam mendukung kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan secara terpadu.
Dengan semangat “Vet Beyond Borders”, FKH UB tidak hanya membuka ruang belajar lintas negara, tetapi juga menanamkan nilai bahwa ilmu pengetahuan dan kolaborasi tidak mengenal batas geografis. FKH UB juga perkuat perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran hewan yang unggul, berdaya saing global, serta berkontribusi dalam mendukung SDGs 4 (Quality Education), SDGs 15 (Life on Land), dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals). (*)
Apa Reaksi Anda?